Program pertunjukan menampilkan sederet karya dari seniman-seniman pemula, madya dan mapan yang berasal dari Indonesia maupun mancanegara. Seperti sulur-sulur anak sungai, masing-masing karya mengajak kita merefleksikan tema IDF 2024 “Liquid Ranah”, melalui banyak aliran yang akan bermuara di satu tempat yang sama. Melalui suara otentik masing-masing, para seniman mengajak kita untuk berefleksi tentang berbagai peristiwa ketubuhan yang terjadi di ruang-ruang spasial, baik di dalam diri pribadi maupun kolektif terkait dengan pergulatan identitas, perjuangan atas ruang gerak, memori kolektif tubuh pasca bencana, mitologi, dan spiritualitas.
Program pertunjukan menampilkan sederet karya dari seniman-seniman pemula, madya dan mapan yang berasal dari Indonesia maupun mancanegara. Seperti sulur-sulur anak sungai, masing-masing karya mengajak kita merefleksikan tema IDF 2024 “Liquid Ranah”, melalui banyak aliran yang akan bermuara di satu tempat yang sama. Melalui suara otentik masing-masing, para seniman mengajak kita untuk berefleksi tentang berbagai peristiwa ketubuhan yang terjadi di ruang-ruang spasial, baik di dalam diri pribadi maupun kolektif terkait dengan pergulatan identitas, perjuangan atas ruang gerak, memori kolektif tubuh pasca bencana, mitologi, dan spiritualitas.
































