Tanangan

Terinspirasi dari pengalaman tubuh keseharian di setapak pematang sawah dan esensi dari beberapa jenis ilmu silat, karya “Tanangan” dibuat untuk mengeksplorasi konsep pengendalian diri. Karya ini mengeksplorasi konsep pengendalian diri sebagai kunci mencapai keseimbangan tubuh secara fisik maupun batin.

Pertemuan Kurator

Hal yang penting untuk ditandai dari praktik kuratorial IDF adalah pendekatan kolaboratif yang melibatkan beberapa orang, sehingga visi artistik IDF dapat dibangun dan diwujudkan melalui beragam perspektif. Tahun 2022 ini, IDF bekerja dengan enam kurator lintas generasi dan negara untuk membangun dan menerjemahkan tema RASA: Beyond Bodies ke seluruh elemen festival.

Memperkenalkan RASA: Beyond Bodies

Melalui perenungan dan penelitian, tim kurator IDF 2022 membaca kembali “rasa”, serta menelusuri jejak-jejak konsepnya dari beragam pengalaman budaya. Usaha ini dimaksudkan untuk menawarkan perspektif alternatif mengenai “rasa.” Percakapan ini membuka kesempatan bagi audiens festival untuk mengintip dapur kuratorial IDF, bersama empat narasumber yang terlibat dalam perumusan tema RASA: Beyond Bodies yang menjadi tajuk festival edisi 2022.

Dermaga Bincang Tari – Layar Terkembang seri Tubuh Virtual

Dermaga Bincang Tari adalah platform dialog koreografi kritis dengan format simposium virtual. Program ini ditujukan menjadi ruang pertukaran gagasan bagi praktisi seni tari dan peneliti lintas disiplin dari dalam dan luar negeri, yang memiliki praktik terkait wacana tubuh dalam konteks dinamika masyarakat kontemporer hari ini. Topik diskusi kali ini membedah proses artistik yang dilakukan kelima koreografer dalam kaitannya dengan tema kuratorial, Tubuh Virtual.

Dermaga Bincang Tari – Layar Terkembang seri Tubuh Mandala

Dermaga Bincang Tari adalah platform dialog koreografi kritis dengan format simposium virtual. Program ini ditujukan menjadi ruang pertukaran gagasan bagi praktisi seni tari dan peneliti lintas disiplin dari dalam dan luar negeri, yang memiliki praktik terkait wacana tubuh dalam konteks dinamika masyarakat kontemporer hari ini. Topik diskusi kali ini membedah proses pertukaran perspektif dalam menatap candi Borobudur antara koreografer dan ahli matematika yang terlibat di Layar Terkembang Seri Tubuh Mandala.

Go to Top