
Hartati
Hartati lahir di Jakarta dan menghabiskan masa kecilnya di Muaralabuh, Solok Selatan, Sumatera Barat. Ia menyelesaikan studi Seni Tari di Institut Kesenian Jakarta dan berkiprah selama 20 tahun bersama Gumarang Sakti Dance Company, di bawah pimpinan almh. Gusmiati Suid.
Sejak 2001, ia menciptakan karya kontemporer, di antaranya Membaca Meja, Cinta Kita, IN/OUT, Tumbuh Tanpa Bumi, dan Jarum dalam Jerami.
Hartati merupakan penerima Empowering Women Artist dari Yayasan Kelola (2007–09). Ia terpilih menjadi anggota Komite Tari Dewan Kesenian Jakarta (DKJ, 2013-15) dan Ketua Komite Tari DKJ (2015-18). Pada 2020, ia mendirikan Yayasan Seni Tari Indonesia sebagai bentuk kontribusinya untuk membangun ekosistem tari di berbagai daerah di Indonesia.




