• Bedhaya Hagoromo

    Taman Ismail Marzuki Jl. Cikini Raya No.73, RT.8/RW.2, Cikini, Kec. Menteng, Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia

    Bedhaya Hagoromo adalah kombinasi dua bentuk seni klasik: tari bedhaya jawa dan pertunjukan noh jepang. Rumusan karya ini terbentuk ketika Didik menemukan adanya kesamaan cerita pada tari klasik jawa dan jepang, yaitu legenda Jaka Tarub.

  • Argentine Tango & Gender Roles

    Salihara Arts Center Jl. Salihara No.16, Ps. Minggu, Kec. Ps. Minggu, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia

    Dashing Theater akan menggunakan gaya tango Argentina sebagai fokus utama pertukaran pengetahuan. Dalam gaya tari ini, lazimnya penari perempuan harus memusatkan beban mereka pada penari laki-laki atau pasangannya, yang memimpin arah spasial tarian.

  • Bedhaya Hagoromo: Navigating an Intercultural Collaboration

    Salihara Arts Center Jl. Salihara No.16, Ps. Minggu, Kec. Ps. Minggu, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia

    Didik Nini Thowok akan memberikan dasar-dasar gerak tubuh dalam tari truno, sejenis tari tayub Jawa Tengah yang diciptakan pada tahun 1983. Koreografi tari truno diciptakan oleh Didik Nini Thowok untuk sebuah film berjudul “Banteng Mataram: Ki Ageng Mangir” (1983).

  • RIDDEN

    Salihara Arts Center Jl. Salihara No.16, Ps. Minggu, Kec. Ps. Minggu, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia

    Diterjemahkan menjadi “ditunggangi” dalam bahasa Indonesia dan '憑依 /Hyoui' dalam bahasa Jepang, “Ridden” diasosiasikan dengan roh atau hantu–kehadiran tak kasat mata yang dirasakan.

  • Choreographic Intrusion

    Institut Kesenian Jakarta Komplek Taman Ismail Marzuki Jl. Cikini Raya No.73, RT.8/RW.2, Cikini, Kec. Menteng, Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia

    Diciptakan tahun 2020 di Prancis, pertunjukan 30 menit ini dirancang untuk ditampilkan secara in situ –diciptakan ulang di setiap lokasi dengan melibatkan lebih banyak penampil lokal dan menonjolkan kemampuan mereka, baik kosagerak hip hop maupun kontemporer.

  • Improvisasi: Ekspresi Budaya hingga Antar Spesies

    Taman Ismail Marzuki Jl. Cikini Raya No.73, RT.8/RW.2, Cikini, Kec. Menteng, Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia

    Lokakarya ini akan memperkenalkan pendekatan improvisasi Marrugeku untuk mewujudkan ekspresi sosial, budaya, pribadi, dan antarspesies demi mengembangkan gestur tari dan teater yang baru.

  • Remix 3: Powerstation/Arus

    Taman Ismail Marzuki Jl. Cikini Raya No.73, RT.8/RW.2, Cikini, Kec. Menteng, Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia

    Dalam kelas ini, koreografer dan penari Leu Wijee, akan berbagi penemuan/penelitian gerakan terbarunya yang ia sebut Powerstation/Arus. Peserta akan diajak memahami bagaimana Leu Wijee mengorganisir gerakan-kata-energi berkesinambungan, bekerja dengan skor, serta waktu-ruang dalam pikiran-tubuh.

  • Gender Mistis di Dalam Lintasan Panggung Seni dan Kehidupan Sehari-hari

    Institut Kesenian Jakarta Komplek Taman Ismail Marzuki Jl. Cikini Raya No.73, RT.8/RW.2, Cikini, Kec. Menteng, Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia

    Karya tari yang menampilkan ekspresi gender di luar batasan biner sering kali dibingkai sebagai bentuk ekspresi artistik yang terkait dengan isu-isu kesetaraan dan hak asasi manusia.

  • The Singer

    Taman Ismail Marzuki Jl. Cikini Raya No.73, RT.8/RW.2, Cikini, Kec. Menteng, Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia

    The Singer menggabungkan teater, musik vokal, kerajinan, dan gerakan. Karya ini merenungkan tubuh trans sebagai suaka bagi situasi feminin yang sulit dan memori queer, yang melalui jahitan dan lagu, bermetamorfosis menjadi premis penceritaan Cadag yang radikal: perempuan yang menjahit rasa sakitnya adalah perempuan sama yang menyanyikan kebebasannya.

  • This is not a dance

    Teater Luwes Jl. Cikini Raya No.73, RT.8/RW.2, Cikini, Kec. Menteng, Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia

    Di Iran, kegiatan menari secara resmi dilarang sejak dimulainya Revolusi Islam. Seluruh kelompok tari dipaksa menghentikan kegiatan mereka dan banyak penari dan koreografer yang melarikan diri ke luar negeri. Mereka yang masih tinggal di sana harus sangat pandai mencari akal untuk tetap menghidupi bentuk seninya.

  • Tubuh Sebelum Gagasan

    Taman Ismail Marzuki Jl. Cikini Raya No.73, RT.8/RW.2, Cikini, Kec. Menteng, Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia

    Lokakarya ini mengajak peserta mempelajari satu prinsip penting menjadi seorang penari: mengenali tubuh sendiri. Penguasaan terhadap tubuh akan membuat anatomi koreografi lebih matang dan menjamin kesiapan tubuh menerima beragam gagasan, data, juga intensi dalam tahap penciptaan karya apapun selanjutnya.

  • Hibridisasi & Pembauran: Teknik hingga Organik

    Taman Ismail Marzuki Jl. Cikini Raya No.73, RT.8/RW.2, Cikini, Kec. Menteng, Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia

    Di kelas ini, Olé akan membagi teknik, kosagerak, metode kerja, dan proses kreatif koreografer untuk mengeksplorasi penelitian artistik milik peserta sendiri. Olé akan mentransmisikan gerakan dari berbagai teknik yang menempa tariannya dan titik temu yang menonjolkan kosageraknya.