Loading Events

Ringkih, penyok, tetapi tetap berisik—KALENG ROMBENG! merayakan kerentanan, memori, dan pengalaman hidup dari posisi marjinal. Karya ini berangkat dari ingatan personal Adrian tentang ketakutan, stereotip, dan pengalaman yang meninggalkan bekas. Seperti kaleng rombeng, tubuh menyimpan jejak yang tidak sepenuhnya menghilang; ia ikut tumbuh dan muncul kembali ketika berhadapan dengan kehidupan hari ini.

Melalui pendekatan “Waacking+”, Adrian melebur dan menggeser elemen fundamental Waacking—gestur, dinamika, pose, dan ritme—bersama kata-kata kunci dari ingatan personal untuk menavigasi spektrum emosi yang kerap dihindari. Salah satu yang terus kembali adalah rasa takut. Ia diajak berdialog dan ditelusuri batasnya di antara ruang aman diri dan tuntutan ideal work-life balance yang kerap timpang.

Melalui gerak, suara, humor satir, dan permainan naratif, tubuh menguji batas sekaligus mengambil kembali ruang. Alih-alih menyingkirkan kerentanan, KALENG ROMBENG! mencari kemungkinan untuk hidup bersamanya: menerima bagian diri yang rapuh namun tetap bersuara, dan “melawan dengan berbahagia.”

Karya ini terwujud, salah satunya, melalui dukungan Indonesian Dance Festival dan dalam kolaborasi dengan Jakarta International Contemporary Dance Festival 2026, sebuah program dari Institut Kesenian Jakarta.

Music : Rifo Octavian Suryadharma, Alfonsus Kevin
Stage Manager :  FKSP – IKJ

Venue: Blackbox, Komunitas Salihara Arts Center 

  • Adrianus

    Adrian adalah koreografer dan penari berbasis di Jakarta yang bergerak dari Waacking dan Voguing untuk mengembangkan bahasa koreografinya dalam praktik kontemporer. Berangkat dari musikalitas, ekspresi, dan kekuatan visual, ia mengembangkan karya yang mempertemukan tubuh dengan narasi personal, kerentanan, humor, dan pengalaman queer.

Go to Top