Karya 0-Excelsior adalah tawaran untuk mencari kekosongan melalui penjelajahan ke situs-situs di lingkup sekitar, yang divisualkan dengan intervensi aksi sensual untuk menyibak realitas lain di dalam ruang keseharian.
Bagi saya “Nol” sama dengan kosong. “Nol” dapat pula dimaknai pendalaman spiritualitas yang nyaris tak memiliki ruang di dalam kehidupan modern saat ini. Tatanan hidup berubah di dalam masyarakat kapitalis. Sains, teknologi dan administrasi membentuk manusia hari ini. Di dalam keseharian kita, “Nol” tampaknya diposisikan sebagai “ruang antara”, dimana terus menerus terjadi tarik ulur antara cinta dan kematian, benar dan salah, masa lalu dan masa depan, mimpi dan kenyataan.
Tim Produksi:
Sutradara & Koreografer : Otniel Tasman
Penulis : S.Sophiyah K, Otniel Tasman
Sinematografer : Ardy Dwi Cahyo
Penari : Ahmad Saroji, Otniel Tasman
Pengarah Musik : Bagus Twu
Manajer Komunikasi : Titah Asmaning Winegar
Pengarah Artistik : Duwek Rekaman : Komeng
Asisten Videografer : Maulana
Make Up : Galih Hadi Soemarto
Musik intro dan outro oleh Cahwatie Sugiarto.
Pembuatan karya ini didukung oleh: Djarum Foundation, Asia Hotel Solo, Senyawa Studio, Rockinon Indonesia, GHS Management, Kemlayan Art Center

Otniel Tasman
Otniel Tasman seorang koreografer muda sangat berakar pada tradisi Jawa, terutama Banyumas, kota kelahirannya. Ia menjajaki Tradisi Lengger Banyumas sebagai bahasa Ibunya, yang memberinya pengalaman untuk memahami hidup dan menginspirasinya dalam menciptakan karya tarinya yang mengeksplorasi identitas gender.


