TELUSUR TARI-Hartati

Dibesarkan di kaki Gunung Kerinci, Sumatera Barat, Hartati sudah mulai menari dan berkegiatan seni ketika anak-anak. Ketika ia bertemu mahasiswa seni dari Padangpanjang, ketertarikannya pada memanggungkan tari mulai tumbuh. Ia kemudian berguru pada Zuriati Zubir dan akhirnya menari di Taman Ismail Marzuki, Jakarta dan mencapai mimpinya untuk bisa mengenal Institut Kesenian Jakarta. Hartati melihat bahwa karya seni akan selalu menjadi refleksi pengalaman subjektif, yang personal namun juga dapat dialami atau dipandang berbeda oleh penikmatnya. Hal itu yang kemudian memantik kekaryaan Hartati “Membaca Meja” yang dekat dengan pengalaman hidupnya; dididik oleh nenek yang disiplin dan penataan gerak di atas meja. Hartati juga banyak mengambil aspek kolektif dan kebersamaan dalam koreografinya. Salah satu metode penciptaan Hartati juga sangat bersifat adaptif dari segi artistik. Ia mampu menyesuaikan kebutuhan berdasarkan di mana tari sebagai karya seni dinikmati, namun ia juga tetap menciptakan karya pertunjukan yang relevan dengan keadaan masa kini.

Profil Koreografer

  • Hartati

TELUSUR TARI-Hartati

Dibesarkan di kaki Gunung Kerinci, Sumatera Barat, Hartati sudah mulai menari dan berkegiatan seni ketika anak-anak. Ketika ia bertemu mahasiswa seni dari Padangpanjang, ketertarikannya pada memanggungkan tari mulai tumbuh. Ia kemudian berguru pada Zuriati Zubir dan akhirnya menari di Taman Ismail Marzuki, Jakarta dan mencapai mimpinya untuk bisa mengenal Institut Kesenian Jakarta. Hartati melihat bahwa karya seni akan selalu menjadi refleksi pengalaman subjektif, yang personal namun juga dapat dialami atau dipandang berbeda oleh penikmatnya. Hal itu yang kemudian memantik kekaryaan Hartati “Membaca Meja” yang dekat dengan pengalaman hidupnya; dididik oleh nenek yang disiplin dan penataan gerak di atas meja. Hartati juga banyak mengambil aspek kolektif dan kebersamaan dalam koreografinya. Salah satu metode penciptaan Hartati juga sangat bersifat adaptif dari segi artistik. Ia mampu menyesuaikan kebutuhan berdasarkan di mana tari sebagai karya seni dinikmati, namun ia juga tetap menciptakan karya pertunjukan yang relevan dengan keadaan masa kini.

Profil Koreografer

  • Hartati

TELUSUR TARI-Hartati

Dibesarkan di kaki Gunung Kerinci, Sumatera Barat, Hartati sudah mulai menari dan berkegiatan seni ketika anak-anak. Ketika ia bertemu mahasiswa seni dari Padangpanjang, ketertarikannya pada memanggungkan tari mulai tumbuh. Ia kemudian berguru pada Zuriati Zubir dan akhirnya menari di Taman Ismail Marzuki, Jakarta dan mencapai mimpinya untuk bisa mengenal Institut Kesenian Jakarta.

Hartati melihat bahwa karya seni akan selalu menjadi refleksi pengalaman subjektif, yang personal namun juga dapat dialami atau dipandang berbeda oleh penikmatnya. Hal itu yang kemudian memantik kekaryaan Hartati “Membaca Meja” yang dekat dengan pengalaman hidupnya; dididik oleh nenek yang disiplin dan penataan gerak di atas meja. Hartati juga banyak mengambil aspek kolektif dan kebersamaan dalam koreografinya. Salah satu metode penciptaan Hartati juga sangat bersifat adaptif dari segi artistik. Ia mampu menyesuaikan kebutuhan berdasarkan di mana tari sebagai karya seni dinikmati, namun ia juga tetap menciptakan karya pertunjukan yang relevan dengan keadaan masa kini.

Profil Koreografer

  • Hartati

Episode Telusur Tari :