Sekura berarti menutupi wajah dalam bahasa Lampung Saibatin.
Identitas yang melekat pada seseorang membawa serta tuntutan perilaku mengikuti aturan sosial sesuai dengan gender, agama, usia, dan lainnya. Namun, bagaimana jika identitas tidak dilekatkan kepada manusia? Apakah manusia tanpa identitas berarti tak punya kewajiban mengikuti tata cara sosial? Apakah manusia memilih identitas beserta tata cara hidup yang sesuai untuknya sendiri?
“Sekuraan” sebagai produk kebudayaan memberi gambaran bagaimana ekspresi manusia yang menutupi identitasnya untuk menjadi identitas yang lain. Bagaimana sekuraan berlaku dalam kehidupan sehari-hari?



