Loading Events

Reality mengangkat sebuah karya yang pertama kali diciptakan Soy Chanborey hampir satu dekade lalu, yang bersumber dari pengalaman pribadi serta keseharian dirinya dan sang ayah. Dalam versi baru ini, Chanborey menelusuri kembali kisah mereka yang saling bertautan, sembari membawa ingatan dan pengamatan yang terkumpul selama bertahun-tahun ke dalam proses kreatif yang baru.

Kehidupan sang ayah diwarnai oleh masa pasca-Khmer Merah di Kamboja, dinas militer, dan kemudian sebuah insiden yang menyebabkan hilangnya salah satu kakinya. Pengalaman-pengalaman ini menjadi bagian dari sejarah pribadi yang kompleks, yang dipahami Chanborey dari posisinya sebagai seorang anak laki-laki. Hubungan mereka juga terjalin dalam bingkai kepercayaan budaya dan cara memaknai peristiwa kehidupan yang melingkupi pengalaman bersama mereka.

Melalui penggunaan gerak, video, fotografi, musik, dan suara, Chanborey menggali gestur serta aktivitas sehari-hari sembari menghubungkan berbagai momen dalam kehidupan ayah dan anak tersebut. Proses ini memungkinkannya bereksperimen mengenai bagaimana gerak fisik, citra visual, dan suara dapat membawa sejarah pribadi melintasi berbagai rentang waktu dan sudut pandang.

Dengan kembali menggarap Reality dari perspektif masa kini, Chanborey memandang karya ini sebagai sebuah eksplorasi yang berkelanjutan—meninjau kembali materi-materi yang sudah akrab baginya, sekaligus membuka ruang bagi kemungkinan artistik baru dan kisah yang lebih mendalam dalam hubungan antara ayah dan anak.

Karya ini dapat terwujud, salah satunya, berkat dukungan dari Indonesian Dance Festival dan kerja sama dengan Cambodian Living Arts (CLA).

  • Soy Chanborey

    Soy Chanborey adalah seorang penari, koreografer, dan direktur artistik asal Kamboja yang karyanya menjembatani tari kontemporer dan tari topeng tradisional Kamboja.

Go to Top