Bagaimana tubuh yang sedang mengalami menstruasi didiskusikan, juga dikucilkan, sepanjang sejarah? Dapatkah kita mempercayakan rasa sakit dan dinamika absurditas kepada suatu hal?
Menstruasi telah dimaknai di titik temu antara adat istiadat sosial dan wacana ilmiah. Dalam karya ini, sambil tetap menekankan pentingnya pengetahuan dan pemahaman ilmiah, team chiipro – kelompok penampil yang terdiri dari Nanako Matsumoto dan Kengo Nishimoto – menampilkan tarian ritual yang mengeksplorasi absurditas menstruasi—sesuatu yang tak dapat sepenuhnya dipahami hanya melalui wacana dan pemahaman ilmiah.
Yang kemudian muncul adalah tarian Shiko* , dengan gerakan membuka dan mengangkat kaki sebelum menghentakkannya ke tanah. Pertunjukan ini mengambil inspirasi dari gerakan Shiko untuk melampaui batas sosial dengan cara yang jenaka. Interaksi kedua seniman melalui teks dan tarian saling berbenturan sekaligus merespons dalam harmoni yang terukur. Empat tahun setelah penampilan perdananya di Kyoto Experiment 2022, karya ini membuka dohyō** baru di tengah era perpecahan.
*Secara tradisional merujuk pada ritual seremonial mengangkat kaki yang dilakukan oleh pegulat sumo.
**Arena sumo
Credits:
Choreography and Direction: Nanako Matsumoto & Kengo Nishimoto / team chiipro
Performer : Nanako Matsumoto
Music : Hayato Ichimura, Mina Hayashi
Lighting Design : Kana Watanabe
Costume Design : Kazuto Suzuki (islands)
Choreographic Collaborators and Performers: Yuka Uchida, Kohei Maeda
Video Design : Daichi Abe
Production Coordinator: Yoshimi Toyoyama
Stage Manager : Marie Moriyama
Technical Adviser : Yukiko Yoshimoto (Mahiru)
English subtitles : Kyoka Kawai Arisawa, Juliet Reiko Knapp
Produced by team chiipro
Co-produced by Kyoto Experiment
Supported by The Saison Foundation
Presenting partner: Kyoto Experiment with the support of Japan Creator Support Fun



