Sri Cicik Handayani

Sri Cicik Handayani, yang lebih akrab disapa Cici, lahir tahun 2000 di Sumenep, Madura. Ia mengenal tari sejak berusia tujuh tahun berkat dorongan sang bapak yang merupakan pelaku seni Wayang Topeng Dalang Madura. Kecintaan Cici terhadap tari membawanya menyelesaikan studi di program Seni Tari ISI Surakarta tahun 2023 dan saat ini tengah melanjutkan studinya di program Pascasarjana Penciptaan Tari di universitas yang sama. Beberapa karya yang dia ciptakan diantaranya Masak Macak Manak (2020), POTEH (2021), TOK (2021), TANDE’ (2022), dan karya terbarunya Nandhâng (2023) yang mengeksplorasi fenomena spiritual perempuan Tandhak dalam kesenian Tayub Madura di Sumenep. Ia terlibat di berbagai karya sebagai penari, salah satunya A Song Of Sangiran 17 oleh Prehistoric Body Theater yang tampil di festival Indonesia Bertutur 2022. Di tahun yang sama, ia terpilih menjadi Koreografer Muda Jawa Timur. Cici dikenal sebagai penari dengan karakter tubuh tari yang gagah, sebuah label yang mengusik pikirannya. Melalui pengalaman tubuhnya ini, Cici menjadi dapat lebih memaknai tari dan tengah melangkah dalam praktik kreasi dan kolaborasi bersama puan-puan koreografer dalam wadah Mila Art Dance Laboratory.

Acara Terkait

Terbitan Terkait