Melibatkan peserta koreografer dan pelaku tari lintas latar belakang, program ini ditujukan untuk merawat dialog dan pertukaran melalui kegiatan mengobservasi seluruh program festival termasuk pertunjukan, serta mengikuti rangkaian lokakarya dan diskusi. Program ini menjadi jembatan penghubung bagi pertukaran wawasan praktik tari dan pengalaman budaya, sehingga kita dapat saling menatap lebih jernih dan belajar dalam keberagaman Indonesia. Melalui Matatari, peserta dari berbagai wilayah dapat memetakan, membangun dialog, dan jejaring untuk menyuburkan ekosistem tari Indonesia yang sehat, kontekstual, inklusif, progresif, dan adil gender.

Program ini terwujud berkat dukungan dan kolaborasi dari Manajemen Talenta Nasional (MTN) dan Fasilitasi Bidang Kebudayaan (FBK), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

Matatari IDF 2024

Megatruh Banyu Mili – Yogyakarta
Shuko Sastro Gending – Magelang
I Komang Tri Ray Dewantara – Bali
Jacko Kaneko koreografer – Banyuwangi/Bali
Ahmad Jamal Sobri – Ngawi
Farras Fikriyyah – Malang
Nurrachma Dinda Chairani – Kalimantan Utara
Frans Junias Jugganza – Papua
Evelyn etsa Surya – Magelang
Yussi Ambar Sari – Sumbawa
Nabila Kurnia – Lampung
Wan Harun – Riau

Matatari IDF 2022

Angelina Ayuni Praise, Nusa Tenggara Timur
Arbi Nuralamsyah, Jawa Barat
Deka Agus Saputra, Jawa Barat
Denny Maiyosta, Sumatra Barat
Ela Mutiara Jaya Waluya, Jawa Barat
Feri Fadli Pomontolo, Gorontalo
I Komang Tri Ray Dewantara, Bali
Muhammad Fahroel, Lampung
Siti Habibah, Kalimantan Tengah
Wayan Sumahardika, Bali