Bagaimana jika tubuh sudah tidak lagi tumbuh?
Menyentuh bentuk mati dalam tubuh yang hidup.
Lokakarya ini berupa provokasi singkat oleh Fitri Setyaningsih lewat tema-tema sederhana, menghadirkan atau menghidupkan materi-materi sesuai sifatnya pada saat ini atau saat terjadi. Fitri mengajak peserta mendialogkan kegelisahan diri terhadap satu hal yang tak terbatas oleh tubuh, lalu memantik pendekatan mencipta secara lintas media atau disiplin. Kemudian Fitri akan berbagi impresinya terhadap cipta karsa peserta dan memantulkannya kembali kepada peserta, ditukar-kembangkan agar bisa menjadi kejadian atau peristiwa dengan pola artistik yang baru pada saat itu juga.
Kelas terbuka untuk UMUM, dengan syarat:
– Memiliki ketertarikan pada kerja interdisiplin
📍 Studio Tari Besar, Taman Ismail Marzuki

Fitri Setyaningsih
Tak hanya aktif mengembangkan gagasan dan kerja tubuh, Fitri Setyaningsih juga memadukan interaksi tubuh dengan berbagai sumber kekuatan seperti benda sehari-hari, suara/bunyi, seni konseptual, dan ranah eklektik lain (interdisiplin). Karyanya bersentuhan lekat dengan kehadiran diri, semesta berlapis, hingga arkeologi. Fitri juga menginisiasi ruang lintas media bernama Tamu Semesta.


