Pada lokakarya ini, Dashing Theater akan menggunakan gaya tango Argentina sebagai fokus utama pertukaran pengetahuan. Dalam gaya tari ini, lazimnya penari perempuan harus memusatkan beban mereka pada penari laki-laki atau pasangannya, yang memimpin arah spasial tarian. Dinamika ketergantungan dan gerakan ini mencerminkan peran gender tradisional dalam masyarakat Taiwan. Koreografer Huang Huai-Te dan Tsou Ying-Lin sengaja memperbolehkan penari tango Argentina perempuan untuk kembali menjadi pusat diri mereka sendiri dan menari solo, menunjukkan bahwa perempuan di Taiwan secara bertahap memperoleh otonomi di tengah perubahan sosial. Selain menukarkan pengetahuan soal gerak dan tubuh, lokakarya ini juga akan menjadi sesi berbagi tentang perspektif peran gender di dan perkembangannya di masing-masing latar budaya peserta.
Kelas terbuka untuk UMUM dengan syarat:
– Usia 15+
– Mempunyai sepatu hak tinggi

Huang Huai-Te
Huang Huai-Te adalah penari dan koreografer, pendiri Dashing Theater. Lewat Dashing Theater, ia ingin menciptakan kesan memikat melalui tari dengan memadukan memori sejarah dengan isu-isu kontemporer di Taiwan. Huang menaruh perhatian pada cara menghubungkan masyarakat dengan tari, serta bagaimana membuat mereka peduli kepada isu sosial melalui tari. Sebelum Dashing Theater didirikan pada tahun 2020, Huang adalah seorang penari dan koreografer di Horse Dance Theater. Ia juga merupakan koreografer tetap untuk Cloud Gate 2 pada tahun 2015 dan 2017.

Tsou Ying-Lin
Seniman lepas asal Taiwan, sempat menari di Cloud Gate Dance Theatre, dan pengajar tari. Ia mengeksplorasi hubungan dialektis antara pengalaman pertunjukan dan intensi dalam batin, mencari kebebasan dari kesatuan tubuh. Ia mendedikasikan dirinya untuk penciptaan, pertunjukan, perkembangan tubuh, dan pendidikan tari.


