Sekali Layar Terkembang Surut Kita Berpantang.

IDF.2020.zip – DAYA: CARI CARA mengundang Anda untuk

turut serta di dalam arung virtual berbagi daya, merajut optimisme.

Peta arung IDF selama 28 tahun tak hanya memiliki keluasan cakupan geografis tetapi juga kedalaman dalam melihat tubuh dan koreografi di dalam konteks waktu dan keruangannya. Gerak arung IDF yang dimulai pada era 90-an, berjalan seiring dengan laju perkembangan teknologi komunikasi di Indonesia yang ditandai dengan masuknya internet ke tengah kehidupan masyarakat. Kita pun terhubung dengan warga dunia melalui pengalaman media di dalam suatu situasi spesifik.

Di satu sisi pengalaman langsung yang diperantarai oleh keluarga, pemangku adat, agama masih memiliki peran dalam memberikan identitas sosial, mengkoreografi perilaku dan menentukan moralitas. Di sisi lain, lapis realitas baru yang disuguhkan oleh media menghadirkan beragam imajinasi baru yang tak terbayangkan sebelumnya. Pengalaman tubuh dan ke-tubuh-an disusun ulang, lantaran bagaimana kita mengalami tubuh dan ke-tubuh-an turut dipengaruhi oleh media. Hubungan tubuh, ke-tubuh-an, teknologi, dan media pun telah dibaca melalui berbagai perspektif dan ungkapan artistik para koreografer baik dari dalam dan luar negeri yang hadir di sepanjang perhelatan IDF.

Saat ini, Pandemi Covid-19 melanda warga dunia. Kita diingatkan untuk kembali kepada tubuh. Tubuh sebagai wadah keberadaan kita. Tubuh yang diimajinasikan oleh diri kita sendiri dan orang lain. Tubuh yang diperebutkan dan diatur oleh kuasa. Hari ini, kita terlibat di dalam koreografi tubuh serentak sedunia yang diatur oleh kebijakan-kebijakan formal dan wacana yang sadar tak sadar kita pilih sendiri untuk mengatasi pandemi.

Pembatasan ruang gerak fisik membuat mayoritas dari kita menjatuhkan pilihan pada interaksi sosial jarak jauh melalui berbagai pelantar teknologi komunikasi. Di dalam konteks praktik tari hari ini, tubuh dan koreografi kemudian dihadirkan dan dialami secara virtual lantaran kehadiran langsung meski di dalam batas jarak tertentu tetap menjadi pertaruhan. Mengarungi realitas media, menjadi tantangan tersendiri bagi IDF tahun ini.

Betapa pun, tak pandang bulu, kita di seluruh penjuru dunia secara kolektif tengah berada dalam mode bertahan hidup. IDF 2020.zip berisi kompilasi ringkas program daring dan luring merupakan salah satu bentuk cari cara, di mana daya hidup yang bersumber dari khasanah tari digalang dan dihaturkan kepada khalayak luas. Untuk itulah, IDF 2020.zip mengundang keterlibatan 20 koreografer dari berbagai belahan dunia yang pernah terlibat di dalam arung IDF periode yang lalu, untuk berbagi daya hidup melalui salah satu pelantar program virtual bertajuk

“Layar Terkembang”. Dibayangkan, di dalam arung virtual “Layar Terkembang” secara kolektif kita dapat saling berbagi daya dan merajut optimisme di dalam situasi pandemi.