BEGIN:VCALENDAR
VERSION:2.0
PRODID:-//Indonesian Dance Festival - ECPv6.15.18//NONSGML v1.0//EN
CALSCALE:GREGORIAN
METHOD:PUBLISH
X-WR-CALNAME:Indonesian Dance Festival
X-ORIGINAL-URL:https://indonesiandancefestival.id
X-WR-CALDESC:Events for Indonesian Dance Festival
REFRESH-INTERVAL;VALUE=DURATION:PT1H
X-Robots-Tag:noindex
X-PUBLISHED-TTL:PT1H
BEGIN:VTIMEZONE
TZID:Asia/Jakarta
BEGIN:STANDARD
TZOFFSETFROM:+0700
TZOFFSETTO:+0700
TZNAME:WIB
DTSTART:20220101T000000
END:STANDARD
END:VTIMEZONE
BEGIN:VEVENT
DTSTART;VALUE=DATE:20231206
DTEND;VALUE=DATE:20231208
DTSTAMP:20260405T042246
CREATED:20231130T083539Z
LAST-MODIFIED:20240131T055603Z
UID:11187-1701820800-1701993599@indonesiandancefestival.id
SUMMARY:Seni Tata Kelola: Merakit Ruang untuk Tumbuh Bersama
DESCRIPTION:Lokakarya ini menawarkan wawasan desain dan tata kelola pelantar seni tari -baik secara praktikal dan konseptual- yang dikembangkan IDF selama 31 tahun sebagai titik tolaknya. Di dalam lokakarya ini peserta akan dilibatkan secara aktif untuk memetakan dan menganalisa ragam pelantar seni terkini\, mengembangkan praktik yang telah dijalankan\, serta mengeksplorasi ide-ide terbaru. Melalui lokakarya ini diproyeksikan dinamika praktik beragam pelantar seni tari terpetakan\, dan muncul pelantar seni tari baru yang kontekstual\, inovatif\, progresif dan berkelanjutan. \nFasilitator: \nLinda Mayasari ( Kurator IDF)\nRenata Rosari (Manajer Festival IDF)\n \nSesi 1 : Sabtu\, 6 Desember | 10:45 – 13:00\nSesi 2 : Minggu\, 7 Desember | 14:00 – 15:00 \n*diwajibkan registrasi dan mengikuti kedua sesi secara utuh \nLawatariLawatari dibentuk dari gabungan dua kata – lawat dan tari. Gabungan ini mewakili gagasan Indonesian Dance Festival (IDF) untuk terhubung dengan pegiat seni pertunjukan di luar Jakarta melalui pementasan karya. Diadakan dalam kolaborasi dengan mitra lokal\, program ini membawa semangat berkunjung dan mengenal konteks di area-area yang disambangi. Lawatari diadakan di Makassar\, Padang Panjang\, dan Yogyakarta sebagai bagian dari seri program Road to IDF 2024. \nTentang Lawatari
URL:https://indonesiandancefestival.id/id/acara/seni-tata-kelola-merakit-ruang-untuk-tumbuh-bersama/
LOCATION:Gedung Pertunjukan Hoerijah Adam\, ISI Padang Panjang\, Gedung Pertunjukan Hoerijah Adam\, GCR3+WG7\, Guguk Malintang\, Padang Panjang Timur\, Padang Panjang\, Sumatera Barat\, 27118\, Indonesia
CATEGORIES:Lawatari Padang Panjang,Lokakarya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiandancefestival.id/wp-content/uploads/2024/01/COMP-FEAT-IMG-LT-PP-Lokakarya-Seni-Tata-Kelola.jpg
ORGANIZER;CN="Indonesian Dance Festival":MAILTO:office@indonesiandancefestival.id
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;VALUE=DATE:20231206
DTEND;VALUE=DATE:20231208
DTSTAMP:20260405T042246
CREATED:20231130T050037Z
LAST-MODIFIED:20231204T072800Z
UID:11204-1701820800-1701993599@indonesiandancefestival.id
SUMMARY:Gelar Arsip Vasana Tari IDF: Melipat Jarak\, Merajut Keterhubungan
DESCRIPTION:Vasana Tari IDF akan menggelar seleksi  arsip sebagai bagian dari program Lawatari: Padang Panjang. Gelar arsip ini menyajikan jejak jalinan hubungan panjang antara IDF dengan dinamika seni tari Sumatra Barat. Karya tari bernapas ragam budaya Sumatra Barat telah turut menopang dinamika IDF di ranah gerak festival dan jaringan budayanya bahkan sejak langkah awal IDF pada 1992. Karya-karya tari tersebut tak hanya mengandung kekayaan khazanah artistik\, tetapi juga pandangan dan pemikiran kritis koreografer tentang refleksi diri\, pergeseran tradisi\, hingga respons terhadap situasi sosial-politik. \nJam Kunjung: 09:00 – 22:00 \n \nLawatariLawatari dibentuk dari gabungan dua kata – lawat dan tari. Gabungan ini mewakili gagasan Indonesian Dance Festival (IDF) untuk terhubung dengan pegiat seni pertunjukan di luar Jakarta melalui pementasan karya. Diadakan dalam kolaborasi dengan mitra lokal\, program ini membawa semangat berkunjung dan mengenal konteks di area-area yang disambangi. Lawatari diadakan di Makassar\, Padang Panjang\, dan Yogyakarta sebagai bagian dari seri program Road to IDF 2024. \nTentang Lawatari
URL:https://indonesiandancefestival.id/id/acara/gelar-arsip-vasana-tari-idf-melipat-jarak-merajut-keterhubungan/
LOCATION:Gedung Pertunjukan Hoerijah Adam\, ISI Padang Panjang\, Gedung Pertunjukan Hoerijah Adam\, GCR3+WG7\, Guguk Malintang\, Padang Panjang Timur\, Padang Panjang\, Sumatera Barat\, 27118\, Indonesia
CATEGORIES:Lawatari Padang Panjang,Vasana Tari
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiandancefestival.id/wp-content/uploads/2022/08/BLANK-IMAGE-16x9-1.jpg
ORGANIZER;CN="Indonesian Dance Festival":MAILTO:office@indonesiandancefestival.id
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20231206T090000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20231206T103000
DTSTAMP:20260405T042246
CREATED:20231130T050145Z
LAST-MODIFIED:20240131T055324Z
UID:11172-1701853200-1701858600@indonesiandancefestival.id
SUMMARY:Organic Movements - Hari Ghulur
DESCRIPTION:Dalam sesi ini\, Hari Ghulur akan menggali keterbatasan (limitation) yang dimiliki setiap partisipan untuk menemukan keunikan tubuh masing2. Teknik limitation merupakan metode yang sering digunakan Hari Ghulur dalam mengeksplorasi tubuh dan karyanya. Kali ini\, berangkat dari metode limitation\, Hari akan membantu penari menemukan kebebasan tubuh yang unik dan organik. \nHari GhulurMoh. Hariyanto (lahir 1986)\, juga dikenal sebagai Hari Ghulur\, adalah koreografer dan penari yang saat ini tinggal di Surabaya. Karyanya “Ghulur”\, “Ghabal”\, “White Stone”\, “Sila”\, dan “Jap_Vanese” telah ditampilkan di T.H.E Contact Contemporary Dance\, Europalia Art Festival\, Universitas Malaya\, American Dance Festival\, dan Indonesian Dance Festival. Read more\nLawatariLawatari dibentuk dari gabungan dua kata – lawat dan tari. Gabungan ini mewakili gagasan Indonesian Dance Festival (IDF) untuk terhubung dengan pegiat seni pertunjukan di luar Jakarta melalui pementasan karya. Diadakan dalam kolaborasi dengan mitra lokal\, program ini membawa semangat berkunjung dan mengenal konteks di area-area yang disambangi. Lawatari diadakan di Makassar\, Padang Panjang\, dan Yogyakarta sebagai bagian dari seri program Road to IDF 2024. \nTentang Lawatari
URL:https://indonesiandancefestival.id/id/acara/organic-movements-hari-ghulur/
LOCATION:Gedung Pertunjukan Hoerijah Adam\, ISI Padang Panjang\, Gedung Pertunjukan Hoerijah Adam\, GCR3+WG7\, Guguk Malintang\, Padang Panjang Timur\, Padang Panjang\, Sumatera Barat\, 27118\, Indonesia
CATEGORIES:Lawatari Padang Panjang,Masterclass
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiandancefestival.id/wp-content/uploads/2024/01/COMP-FEAT-IMG-LT-PP-Workshop-Organic-Movement.jpg
ORGANIZER;CN="Indonesian Dance Festival":MAILTO:office@indonesiandancefestival.id
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20231206T140000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20231206T160000
DTSTAMP:20260405T042246
CREATED:20231130T082448Z
LAST-MODIFIED:20240131T055412Z
UID:11180-1701871200-1701878400@indonesiandancefestival.id
SUMMARY:Merajut Ragam Tata Kelola Produksi
DESCRIPTION:Tata Kelola Produksi merupakan divisi kerja yang berperan sebagai salah satu motor penggerak dinamika perkembangan seni pertunjukan. Praktik produser di Indonesia sangat beragam terbentang dari praktik produser festival\, produser institusi/organisasi seni\, produser independen\, produser ruang alternatif\, dan sebagainya. Mayoritas produser Indonesia menempa kemampuan tata kelola di lapangan karena pendidikan formal tata kelola seni di beberapa institusi pendidikan tinggi Indonesia baru dibuka beberapa tahun terakhir. Program ini dirancang sebagai ruang pertukaran dan saling memantulkan konteks praktik beragam keproduksian yang dikembangkan oleh IDF dan praktisi seni pertunjukan yang berbasis di Padang Panjang. \nPembicara: Ery Mefri\, Hartati\, Ratri Anindyajati\, Roza Muliati\nModerator: Linda Mayasari \nLawatariLawatari dibentuk dari gabungan dua kata – lawat dan tari. Gabungan ini mewakili gagasan Indonesian Dance Festival (IDF) untuk terhubung dengan pegiat seni pertunjukan di luar Jakarta melalui pementasan karya. Diadakan dalam kolaborasi dengan mitra lokal\, program ini membawa semangat berkunjung dan mengenal konteks di area-area yang disambangi. Lawatari diadakan di Makassar\, Padang Panjang\, dan Yogyakarta sebagai bagian dari seri program Road to IDF 2024. \nTentang Lawatari
URL:https://indonesiandancefestival.id/id/acara/merajut-ragam-tata-kelola-produksi/
LOCATION:Gedung Pertunjukan Hoerijah Adam\, ISI Padang Panjang\, Gedung Pertunjukan Hoerijah Adam\, GCR3+WG7\, Guguk Malintang\, Padang Panjang Timur\, Padang Panjang\, Sumatera Barat\, 27118\, Indonesia
CATEGORIES:Bincang Tari,Lawatari Padang Panjang
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiandancefestival.id/wp-content/uploads/2024/01/COMP-FEAT-IMG-LT-PP-Merajut-Ragam-Tata-Kelola-Produksi.jpg
ORGANIZER;CN="Indonesian Dance Festival":MAILTO:office@indonesiandancefestival.id
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20231206T200000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20231206T220000
DTSTAMP:20260405T042246
CREATED:20231129T185525Z
LAST-MODIFIED:20240704T191621Z
UID:11105-1701892800-1701900000@indonesiandancefestival.id
SUMMARY:Tanangan
DESCRIPTION:Terinspirasi dari pengalaman tubuh keseharian di setapak pematang sawah dan esensi dari beberapa jenis ilmu silat\, karya “Tanangan” dibuat untuk mengeksplorasi konsep pengendalian diri. Dalam esensi ilmu silat\, tubuh ditantang mencapai titik keseimbangan melalui pengendalian diri ketika dihadapkan dengan berbagai media. Konsep ini beririsan dengan adegan keseharian warga di pematang sawah yang sempit\, berlumpur\, dan penuh interaksi. Karya ini mengeksplorasi konsep pengendalian diri sebagai kunci mencapai keseimbangan tubuh secara fisik maupun batin. \nDipentaskan dalam tiga babak\, “Tanangan” akan menampilkan adegan-adegan yang mengajak kita mendalami pengolahan intensitas gerak di atas bambu. Sebagai representasi gerak keseharian\, menemukan narasi\, sekaligus merumuskan esensi soal pengendalian diri dan hubungannya dengan keseimbangan yang menyeluruh. \nBincang karya setelah pertunjukan berlangsung akan membedah proses perkembangan dua karya yang disajikan di Lawatari Padangpanjang. “SILO” karya Hari Ghulur dan “Tanangan” karya Kurniadi Ilham yang dihadirkan di Lawatari Padang Panjang merupakan karya-karya yang dikembangkan melalui beberapa proses transformasi bentuk artistik dan pemanggungan. Kedua karya ini sangat lekat dengan latar budaya dari seniman penciptanya. Kurniadi Ilham menggarap karya “Tanangan” melalui riset artistik tiga aliran silat dan pengalaman empiris di kampung halamannya dimana prinsip-prinsip pengendalian diri terkandung di dalamnya dan menekankan pengolahan intensitas gerak keseharian. Selain menelusuri proses transformasi pengembangan karya ini\, Ilham akan berbagi tentang bagaimana ia menggali inspirasi dari ritus sehari-hari yang ia alami di ruang hidupnya dan bagaimana gerak tubuh di dalam keseharian ia olah sebagai moda kinestetik karya koreografi. \nPembicara: Kurniadi Ilham \nPenanggap: Dr. Susas Rita Loravianti\nModerator: Linda Mayasari \nSeniman/Koreografer: Kurniadi Ilham | Penari: Inggit Belinda Natha Adyatma\, Shakira Aurelia Archie Panjaitan\, Anggi Safandri Ova\, Fakhri Afif\, Rafliz Oktamiza | Kru: Frandi | Pemusik: Fajar Anugrah\, Anna Amelia Putri | Komposer: Muhammad Rizky \nKurniadi IlhamKurniadi ilham lahir di Paninggahan\, sebuah kampung kecil di pinggir danau Singkarak\, Sumatera Barat\, 2 Oktober 1992. Sebelum melanjutkan pendidikan di ISI Padangpanjang\, Ilham adalah seorang pesilat dan pemain randai di sanggar Bukit Junjung Sirih Paninggahan dan mengikuti berbagai festival randai di Sumatera Barat. Read more\nLawatariLawatari dibentuk dari gabungan dua kata – lawat dan tari. Gabungan ini mewakili gagasan Indonesian Dance Festival (IDF) untuk terhubung dengan pegiat seni pertunjukan di luar Jakarta melalui pementasan karya. Diadakan dalam kolaborasi dengan mitra lokal\, program ini membawa semangat berkunjung dan mengenal konteks di area-area yang disambangi. Lawatari diadakan di Makassar\, Padang Panjang\, dan Yogyakarta sebagai bagian dari seri program Road to IDF 2024. \nTentang Lawatari
URL:https://indonesiandancefestival.id/id/acara/tanangan/
LOCATION:Gedung Pertunjukan Hoerijah Adam\, ISI Padang Panjang\, Gedung Pertunjukan Hoerijah Adam\, GCR3+WG7\, Guguk Malintang\, Padang Panjang Timur\, Padang Panjang\, Sumatera Barat\, 27118\, Indonesia
CATEGORIES:Lawatari Padang Panjang
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiandancefestival.id/wp-content/uploads/2024/01/COMP-FEAT-IMG-LT-PP-Tanangan.jpg
ORGANIZER;CN="Indonesian Dance Festival":MAILTO:office@indonesiandancefestival.id
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20231207T100000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20231207T120000
DTSTAMP:20260405T042246
CREATED:20231130T084232Z
LAST-MODIFIED:20240131T055500Z
UID:11193-1701943200-1701950400@indonesiandancefestival.id
SUMMARY:Focus and Control - Kurniadi Ilham
DESCRIPTION:Di dalam masterclass ini Ilham ingin berbagi tentang metode yang didapatkan ketika belajar silat yaitu tentang fokus dan pengendalian emosi. Pada prakteknya metode latihan ini akan melihat tubuh yang di intimidasi oleh sesuatu diluar tubuh\, apakah itu suara atau material di luar tubuh. intimidasi bisa saja dengan intensitas pelan\, sedang\, cepat\, terduga atau tidak terduga. Para peserta akan dibawa untuk mengenali emosinya sendiri dan bagaimana dia mengontrolnya dengan tetap bergerak. \nKurniadi IlhamKurniadi ilham lahir di Paninggahan\, sebuah kampung kecil di pinggir danau Singkarak\, Sumatera Barat\, 2 Oktober 1992. Sebelum melanjutkan pendidikan di ISI Padangpanjang\, Ilham adalah seorang pesilat dan pemain randai di sanggar Bukit Junjung Sirih Paninggahan dan mengikuti berbagai festival randai di Sumatera Barat. Read more\nLawatariLawatari dibentuk dari gabungan dua kata – lawat dan tari. Gabungan ini mewakili gagasan Indonesian Dance Festival (IDF) untuk terhubung dengan pegiat seni pertunjukan di luar Jakarta melalui pementasan karya. Diadakan dalam kolaborasi dengan mitra lokal\, program ini membawa semangat berkunjung dan mengenal konteks di area-area yang disambangi. Lawatari diadakan di Makassar\, Padang Panjang\, dan Yogyakarta sebagai bagian dari seri program Road to IDF 2024. \nTentang Lawatari
URL:https://indonesiandancefestival.id/id/acara/focus-and-control-kurniadi-ilham/
LOCATION:Gedung Pertunjukan Hoerijah Adam\, ISI Padang Panjang\, Gedung Pertunjukan Hoerijah Adam\, GCR3+WG7\, Guguk Malintang\, Padang Panjang Timur\, Padang Panjang\, Sumatera Barat\, 27118\, Indonesia
CATEGORIES:Lawatari Padang Panjang,Masterclass
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiandancefestival.id/wp-content/uploads/2024/01/COMP-FEAT-IMG-LT-PP-Workshop-Focus-and-Control.jpg
ORGANIZER;CN="Indonesian Dance Festival":MAILTO:office@indonesiandancefestival.id
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20231207T200000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20231207T220000
DTSTAMP:20260405T042246
CREATED:20231129T121247Z
LAST-MODIFIED:20240704T192105Z
UID:11084-1701979200-1701986400@indonesiandancefestival.id
SUMMARY:SILO
DESCRIPTION:Karya “SILO” mengeksplorasi tradisi tahlil dalam Islam\, yang dalam konteks ini dibaca sebagai pusat motorik gerak torso. Sebuah metode dialog vertikal antara Hari Ghulur dengan Yang Maha melalui gerakan berulang (repetitif) dan personal. Karya ini merupakan perkembangan karya “SILA” yang diciptakan saat ia mengikuti residensi di American Dance Festival tahun 2018. Hari melihat “SILO” sebagai ruang eksplorasi tubuh organik dengan konstruksi batas ruang budaya tubuh. “SILO” sebagai sebuah koreografi dan laku ritual\, merupakan ikhtiar mencapai puncak emosi dan spiritual yang dilakukan justru dengan posisi tubuh yang terbatas dan menempel pada tanah atau membumi. \nBincang karya setelah pertunjukan berlangsung akan membedah proses perkembangan dua karya yang disajikan di Lawatari Padangpanjang. “SILO” karya Hari Ghulur dan “Tanangan” karya Kurniadi Ilham yang dihadirkan di Lawatari Padang Panjang merupakan karya-karya yang dikembangkan melalui beberapa proses transformasi bentuk artistik dan pemanggungan. Kedua karya ini sangat lekat dengan latar budaya dari seniman penciptanya. Hari Ghulur memberangkatkan eksplorasi “SILO” dari tradisi tahlil dalam Islam dan intensitas gerak torso sebagai pusat motorik. Selain menelusuri proses transformasi pengembangan karya ini\, Hari akan berbagi tentang bagaimana ia menggali inspirasi dari ritus sehari-hari yang ia alami di ruang hidupnya dan bagaimana gerak tubuh di dalam keseharian ia olah sebagai moda kinestetik karya koreografi. \nPembicara: Hari Ghulur\nPenanggap: Ali Sukri\nModerator: Ahmad Oscar Ridho \nSeniman/Koreografer: Hari Ghulur | Dramaturgi: Arco Renz | Komponis: Rosemainy Buang | Penata Lampu: Riski Ade Pradista | Produser & Manajer: Sekar Alit | Perancang Busana: Retno Damayanti | Penari: Hari Ghulur\, Patry Eka\, Puri Senja\, Errina Aprilyani\, Angga I Tirta\, Aditya Putra\, Sefira Sukmaningtyas. \nHari GhulurMoh. Hariyanto (lahir 1986)\, juga dikenal sebagai Hari Ghulur\, adalah koreografer dan penari yang saat ini tinggal di Surabaya. Karyanya “Ghulur”\, “Ghabal”\, “White Stone”\, “Sila”\, dan “Jap_Vanese” telah ditampilkan di T.H.E Contact Contemporary Dance\, Europalia Art Festival\, Universitas Malaya\, American Dance Festival\, dan Indonesian Dance Festival. Read more\nLawatariLawatari dibentuk dari gabungan dua kata – lawat dan tari. Gabungan ini mewakili gagasan Indonesian Dance Festival (IDF) untuk terhubung dengan pegiat seni pertunjukan di luar Jakarta melalui pementasan karya. Diadakan dalam kolaborasi dengan mitra lokal\, program ini membawa semangat berkunjung dan mengenal konteks di area-area yang disambangi. Lawatari diadakan di Makassar\, Padang Panjang\, dan Yogyakarta sebagai bagian dari seri program Road to IDF 2024. \nTentang Lawatari
URL:https://indonesiandancefestival.id/id/acara/silo-lawatari-padang-panjang/
LOCATION:Gedung Pertunjukan Hoerijah Adam\, ISI Padang Panjang\, Gedung Pertunjukan Hoerijah Adam\, GCR3+WG7\, Guguk Malintang\, Padang Panjang Timur\, Padang Panjang\, Sumatera Barat\, 27118\, Indonesia
CATEGORIES:Lawatari Padang Panjang
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiandancefestival.id/wp-content/uploads/2024/01/COMP-FEAT-IMG-LT-PP-Silo.jpg
ORGANIZER;CN="Indonesian Dance Festival":MAILTO:office@indonesiandancefestival.id
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;VALUE=DATE:20231209
DTEND;VALUE=DATE:20231210
DTSTAMP:20260405T042246
CREATED:20240128T180039Z
LAST-MODIFIED:20240130T190554Z
UID:11778-1702080000-1702166399@indonesiandancefestival.id
SUMMARY:Yang Beringsut di dalam Jeda
DESCRIPTION:Cindek dalam istilah tari Sunda dipahami sebagai sebuah jeda\, titik\, atau fase berhenti. Cindek biasanya muncul dalam setiap satu frase gerak\, sebagai penanda satu rangkaian motif selesai. Ketika penari Sunda melakukan cindek\, ia mendapatkan kesempatan untuk menarik dan membuang napas. Tubuh bagian dalam penari seperti tengah mengelola energi. Melihat penari melakukan cindek seperti melihat karakter dirinya. Mencoba melihat ke dalam diri sendiri dan perjalanan ke belakang sebagai penari Sunda\, saya membongkar pinggul dalam tarian Sunda yang didaulat sebagai tari kerakyatan. Saya berangkat dari pertanyaan awal yang sederhana: Kenapa pinggul dominan dalam tari Sunda? Dari mana gerak ini berasal? Di saat bersamaan saya mulai mempertanyakan\, apa yang saya rasakan? Apa yang saya miliki dalam tubuh saya? Apa yang akan saya lakukan? Berjarak membuat saya mengidentifikasi diri\, mencoba melihat perubahan dalam tubuh dan diri saya sebagai seorang penari. \nHari ini saya mencoba untuk melihat lagi sebuah bagian terkecil dalam struktur tari Sunda\, lebih tepatnya melihat ke dalam diri\, mencari bagian yang paling dasar\, bahkan hal itu bukan gerak\, melainkan jeda yang keberadaannya sangat bermakna. Bagi saya\, cindek adalah napas. Napas adalah sistem bagaimana tubuh ini akan menentukan posisi\, penanda. Sepersekian detik ini menjadi ruang negosiasi yang cepat terhadap apa yang akan dilakukan selanjutnya. Mempersiapkan sebuah kepastian dalam menyelesaikan satu bagian perjalanan gerak yang utuh. Cindek menjadi sangat visioner karena ia membentangkan pandangan ke depan dengan titik akhir sebagai tujuan. \nTonton video acara iniTentang Layar TerkembangEla MutiaraKoreografer dan penari kelahiran Sukabumi\, Jawa Barat. Menyelesaikan studi master Penciptaan Seni Tari di Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Sejak 2016\, praktik tarinya banyak mengulik peristiwa sejarah\, tradisi\, pola hidup\, dan perempuan dalam perspektif sosial budaya Sunda. Auto-etnografi menjadi metode kerja dalam riset dan proses kreatifnya\, menempatkan tubuh sebagai medium utama yang diekspresikan melalui karya tari\, video\, seni pertunjukan\, dan pameran. Read more
URL:https://indonesiandancefestival.id/id/acara/yang-beringsut-di-dalam-jeda/
LOCATION:Kanal Youtube IDF
CATEGORIES:Layar Terkembang,Seri "Tubuh di dalam Jeda Lipatan Waktu"
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiandancefestival.id/wp-content/uploads/2022/08/BLANK-IMAGE-16x9-1.jpg
ORGANIZER;CN="Indonesian Dance Festival":MAILTO:office@indonesiandancefestival.id
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;VALUE=DATE:20231209
DTEND;VALUE=DATE:20231210
DTSTAMP:20260405T042246
CREATED:20240128T202317Z
LAST-MODIFIED:20240128T202317Z
UID:11781-1702080000-1702166399@indonesiandancefestival.id
SUMMARY:Natkala
DESCRIPTION:Waktu bak selembar kertas yang dilipat menjadi perahu. Natkala\, sekejap tubuh dibawa berlayar mengarungi samudra ingatan. Natkala berlabuh di dermaga kenangan\, tubuh kembali berjumpa dengan aroma cat Wayang Purwa\, liat tanah sawah yang basah\, rantang makan siang\, dingin karat jeruji besi\, karung-karung beras\, rancak suara gamelan. Di dermaga-dermaga kenangan itu pula tubuh kembali berjumpa dengan diri yang lampau\, orang lain yang lampau beserta dengan peristiwa-peristiwanya yang juga lampau. Entah bagaimana semua itu bisa terjangkar di waktu-waktu setelahnya tak sekadar sebagai ingatan\, tetapi mewujud menjadi kejadian yang berulang meskipun lakonnya berbeda. \nTonton video acara iniTentang Layar TerkembangWangi IndriyaWangi Indriya lahir tahun 1961 dari keluarga seniman di Indramayu. Ia tak hanya dikenal sebagai penari topeng tetapi juga sinden\, dalang topeng dan wayang kulit purwa gaya Indramayu\, pemain sandiwara tradisi\, bahkan pemain teater kontemporer. Read more
URL:https://indonesiandancefestival.id/id/acara/natkala/
LOCATION:Kanal Youtube IDF
CATEGORIES:Layar Terkembang,Seri "Tubuh di dalam Jeda Lipatan Waktu"
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiandancefestival.id/wp-content/uploads/2022/08/BLANK-IMAGE-16x9-1.jpg
ORGANIZER;CN="Indonesian Dance Festival":MAILTO:office@indonesiandancefestival.id
END:VEVENT
END:VCALENDAR