BEGIN:VCALENDAR
VERSION:2.0
PRODID:-//Indonesian Dance Festival - ECPv6.15.20//NONSGML v1.0//EN
CALSCALE:GREGORIAN
METHOD:PUBLISH
X-WR-CALNAME:Indonesian Dance Festival
X-ORIGINAL-URL:https://indonesiandancefestival.id
X-WR-CALDESC:Events for Indonesian Dance Festival
REFRESH-INTERVAL;VALUE=DURATION:PT1H
X-Robots-Tag:noindex
X-PUBLISHED-TTL:PT1H
BEGIN:VTIMEZONE
TZID:Asia/Jakarta
BEGIN:STANDARD
TZOFFSETFROM:+0700
TZOFFSETTO:+0700
TZNAME:WIB
DTSTART:20210101T000000
END:STANDARD
END:VTIMEZONE
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20221027T160000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20221027T173000
DTSTAMP:20260507T201457
CREATED:20221019T121818Z
LAST-MODIFIED:20230116T205627Z
UID:9663-1666886400-1666891800@indonesiandancefestival.id
SUMMARY:Keberlanjutan Melalui Regenerasi
DESCRIPTION:Keberlanjutan praktik seni selalu menjadi hal menantang untuk dipikirkan seluruh pemangku kepentingan kesenian di Indonesia. Pasalnya\, selain infrastruktur dan sumber daya ekonomi yang terbatas dan tidak merata\, terdapat aspek penting lainnya yang saling berkait\, seperti visi artistik yang kontekstual\, sumber daya manusia\, publik yang dibayangkan\, perkembangan teknologi komunikasi digital\, mobilitas manusia\, dan barang\, jaringan kerja\, juga dinamika medan seni baik di ranah lokal\, nasional\, dan global. Sementara\, seni pertunjukan memiliki pola khas karena persoalan keberlanjutan ini tidak hanya berlaku bagi kelompok\, tapi juga seniman individu. \nBerangkat dari proses regenerasi yang tengah dilakukan oleh IDF dan beberapa organisasi seni lainnya di Indonesia pada kurun beberapa tahun terakhir ini\, empat narasumber yang dihadirkan akan memberikan beragam pembacaan dan pemaknaan regenerasi dari pengalaman latar praktiknya. \nPembicara:\nJeannie Park\nSari Majid\nYudi Tadjudin\nIna Suryadewi \nModerator:\nFarah Wardani \n  \nVenue: Rooftop/Serambi – Salihara Arts Center \n30 Tahun Indonesian Dance Festival – RASA: Beyond BodiesTahun 2022\, Indonesian Dance Festival (IDF) menginjak usia ke-30\, usia yang pada umumnya dianggap matang dan mapan. Untuk peringatan 30 tahunnya\, melalui tema “RASA: Beyond Bodies” IDF merefleksikan dan meninjau langkah-langkah yang telah ditempuh dan berspekulasi tentang apa yang selanjutnya akan bermanfaat bagi perkembangan tari Indonesia. \nInformasi mengenai Festival
URL:https://indonesiandancefestival.id/id/acara/keberlanjutan-melalui-regenerasi/
LOCATION:Taman Ismail Marzuki\, Jl. Cikini Raya No.73\, RT.8/RW.2\, Cikini\, Kec. Menteng\, Jakarta Pusat\, Daerah Khusus Ibukota Jakarta\, 10330\, Indonesia
CATEGORIES:"IDF 2022",Bincang Tari
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiandancefestival.id/wp-content/uploads/2023/01/DANCE-TALK-Keberlanjutan-Melalui-Regenerasi.jpg
ORGANIZER;CN="Indonesian Dance Festival":MAILTO:office@indonesiandancefestival.id
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20221027T140000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20221027T160000
DTSTAMP:20260507T201457
CREATED:20221012T192831Z
LAST-MODIFIED:20230116T205525Z
UID:9396-1666879200-1666886400@indonesiandancefestival.id
SUMMARY:E-PAL: Mengingat Tubuh Masa Kecil
DESCRIPTION:Dalam lokakarya ini\, Eyi Lesar akan mengajak peserta melakukan permainan seperti Gobak Sodor. Peserta akan bermain dalam ruang yang mempertemukan koreografi\, permainan\, dan olahraga. Belajar tentang intensi dan dampaknya pada motorik tubuh seseorang dalam merespon ruang. Sesi ini adalah eksperimen di mana peserta ditantang menciptakan struktur koreografi tanpa pola yang sesuai dengan aturan dalam “ruang” dan mengandalkan spontanitas tubuh. Tubuh-tubuh yang telah dewasa diajak kembali mengingat kecerdasan anak-anak memainkan “mode siaga” dan “mode netral”\, sambil tetap berstrategi mencapai tujuan yang diinginkan: menari sambil memenangkan permainan. \nVenue: Teater Jakarta 4th Fl Studio
URL:https://indonesiandancefestival.id/id/acara/e-pal-mengingat-tubuh-masa-kecil/
LOCATION:Taman Ismail Marzuki\, Jl. Cikini Raya No.73\, RT.8/RW.2\, Cikini\, Kec. Menteng\, Jakarta Pusat\, Daerah Khusus Ibukota Jakarta\, 10330\, Indonesia
CATEGORIES:"IDF 2022",Lokakarya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiandancefestival.id/wp-content/uploads/2022/10/Workshop-Eyi-Lesar-scaled.jpg
ORGANIZER;CN="Indonesian Dance Festival":MAILTO:office@indonesiandancefestival.id
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20221027T123000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20221027T140000
DTSTAMP:20260507T201457
CREATED:20221013T095050Z
LAST-MODIFIED:20230116T205341Z
UID:9477-1666873800-1666879200@indonesiandancefestival.id
SUMMARY:Olah Tubuh
DESCRIPTION:Olah tubuh untuk dasar pengolahan potensi tubuh sangat penting dalam fungsinya sebagai kelas pra tari. Latihan ini disinergikan dengan eksplorasi gerak\, untuk menghasilkan kemampuan sinkronisasi imajinasi dan kapasitas capaian tubuh yang dapat mengilustrasikan sebuah atau bahkan beragam ide. Kelas ini memfasilitasi khalayak umum untuk mampu bergerak\, memahami potensi diri\, dan setidaknya menikmati sensasi kelas ala penari profesional. Bisa diikuti oleh khalayak umum\, penggemar tari\, non penari\, lintas usia. \nVenue: Teater Jakarta 4th Fl Studio
URL:https://indonesiandancefestival.id/id/acara/olah-tubuh/
LOCATION:Taman Ismail Marzuki\, Jl. Cikini Raya No.73\, RT.8/RW.2\, Cikini\, Kec. Menteng\, Jakarta Pusat\, Daerah Khusus Ibukota Jakarta\, 10330\, Indonesia
CATEGORIES:"IDF 2022",Lokakarya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiandancefestival.id/wp-content/uploads/2022/10/Workshop-Siko-Setyanto-scaled.jpg
ORGANIZER;CN="Indonesian Dance Festival":MAILTO:office@indonesiandancefestival.id
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20221026T200000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20221026T213000
DTSTAMP:20260507T201457
CREATED:20221005T195541Z
LAST-MODIFIED:20230116T205159Z
UID:9069-1666814400-1666819800@indonesiandancefestival.id
SUMMARY:Tale Tale
DESCRIPTION:Dalam proses menyelidiki perjalanan tubuhnya\, Sherli bertemu kembali dengan tale. Tale merupakan tradisi lisan nenek moyang masyarakat Kerinci. Sejak kecil\, ia mendengar pantun-pantun berisi dongeng dan doa disampaikan bersahutan saat mengantar haji\, ritual pengobatan\, di sawah\, ladang\, mengasuh anak\, dan lainnya. Irama dan tarian tale merasuk dan terus hidup di tubuhnya hingga kini. \nDengan memperlakukan tubuh seperti arsip yang aktif\, Sherli ingin menarasikan ulang tradisi tale yang telah jadi bagian dari identitasnya. Tubuhnya kini adalah pintu masuk untuk melihat dan membaca Kerinci\, tak hanya sebagai situs spasial namun juga sebagai ruang budaya yang sangat hidup dan membentuk identitas manusia-manusia di dalamnya. \n“Tale Tale” merupakan karya ketiga dari trilogi Kerinci yang ia ciptakan. Karya sebelumnya\, “Meniti Jejak Tubuh (2016)” dan “Memoirs (2017)” juga mengeksplorasi arsip di tubuh dan spektrum identitasnya yang lain. Riset untuk karya ini telah dimulai tahun 2020 dan telah ditampilkan di kampus ISI Padangpanjang dengan audiens terbatas. “Tale Tale” akan menarasikan pantun-pantun yang terus hidup menjadi arsip-asip dalam diri generasi penerus. \nKoreografer: Sherli Novalinda | Penari: Lovia Triyuliani Ikhlas\, Yogi Afria | Komposer: Indra Arifin | Sinematografer: Muhamad Panji | Mapping creator: Cindy Fadhila Sara | Direktur Artistic: Saaduddin | Dramaturg: Roza Muliati
URL:https://indonesiandancefestival.id/id/acara/tale-tale/
LOCATION:Taman Ismail Marzuki\, Jl. Cikini Raya No.73\, RT.8/RW.2\, Cikini\, Kec. Menteng\, Jakarta Pusat\, Daerah Khusus Ibukota Jakarta\, 10330\, Indonesia
CATEGORIES:"IDF 2022",Pertunjukan Malam
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiandancefestival.id/wp-content/uploads/2022/09/FEATURED-IMAGE-5.-Tale-Tale-Sherli-Novalinda.jpg
ORGANIZER;CN="Indonesian Dance Festival":MAILTO:office@indonesiandancefestival.id
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20221026T163500
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20221026T171500
DTSTAMP:20260507T201457
CREATED:20221006T170742Z
LAST-MODIFIED:20230116T205038Z
UID:9134-1666802100-1666804500@indonesiandancefestival.id
SUMMARY:Dance Offering (Work in Progress)
DESCRIPTION:Penciptaan “Dance Offering” terinspirasi dari pertunjukan tradisional Thailand bernama Rum-Kea-Bon\, sebuah tarian semi-ritual yang dilakukan sebagai metode negosiasi. Lewat tarian ini\, Kornkarn melihat diri manusia bukan hanya sebagai subjek yang memohon kepada dewa\, tetapi sebagai makhluk yang mampu memberi timbal balik (imbalan) ketika doa/keinginan mereka dikabulkan. Rum-Kea-Bon inipun telah menjadi budaya dan tercatat sejak lampau dalam sejarah Thailand. Pertunjukan ini adalah bentuk vernakular\, tarian rakyat\, ruang pengharapan\, aspirasi\, dan spiritualitas. Dilihat dari banyaknya kuil-kuil sudut jalan yang tersebar di manapun di Thailand\, tari persembahan ini terbukti terus berkembang dan beradaptasi melewati perubahan sosial dan budaya. \nPada pentas “Dance Offering” di Jakarta ini\, Kornkarn akan mengajak penonton menghaturkan doa/keinginan melalui sebuah kuil digital. Jika terkabul\, ia akan menari sebagai bentuk timbal balik (imbalan). Kuil digital yang ia rancang adalah ruang imajiner di mana harapan\, keinginan\, dan keyakinan berada. Sebuah ruang negosiasi imajiner antara yang duniawi dan ilahiah. Untuk memanipulasi proses persembahan\, sebuah headset VR (virtual reality) dipakai di kuil digital ini. Setiap penonton juga bisa menyaksikan visual secara personal\, lewat pengalaman AR (Augmented Reality) di gawai masing-masing. Selain ditujukan sebagai seruan untuk masa depan utopis yang belum terwujud\, karya ini merupakan ruang yang menyuarakan realitas baru yang diciptakan bersama\, yang melampaui situs dan batasan fisik\, perbedaan budaya\, dan bahkan status sosial-ekonomi. \nConcept & Dance: Kornkarn Rungsawang | Animation AR designer:  Piyaporn Bhongse-ton | Dramaturge: Tang Fu Kue | Production manager: Thachaporn Jirasakkee \nSupported by Pichet Klunchun Dance Company
URL:https://indonesiandancefestival.id/id/acara/dance-offering/
LOCATION:Taman Ismail Marzuki\, Jl. Cikini Raya No.73\, RT.8/RW.2\, Cikini\, Kec. Menteng\, Jakarta Pusat\, Daerah Khusus Ibukota Jakarta\, 10330\, Indonesia
CATEGORIES:"IDF 2022",Kampana
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiandancefestival.id/wp-content/uploads/2022/09/FEATURED-IMAGE-3.-Dance-Offering-Kornkarn-Rungsawang.jpg
ORGANIZER;CN="Indonesian Dance Festival":MAILTO:office@indonesiandancefestival.id
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20221026T153000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20221026T162000
DTSTAMP:20260507T201457
CREATED:20221006T171730Z
LAST-MODIFIED:20230116T204914Z
UID:9143-1666798200-1666801200@indonesiandancefestival.id
SUMMARY:Museum II: Ridden
DESCRIPTION:Tiga penari menunggangi gerakan berirama\, mereka dalam keadaan yang sedang ditunggangi\, oleh wewangian atau mantra\, ingatan-ingatan bencana meliputi itu. “Museum II: Ridden” adalah sebuah pertunjukan yang berpusat pada eksplorasi tubuh yang bermutasi dan bersiap siaga. \nKarya ini merupakan bagian dari rangkaian “The Museum” yang digarap Leu Wijee sejak tahun 2018\, yang mana dia merefleksikan potensi hubungan antara bencana dan tari. Bersama Mio Ishida\, “Museum II: Ridden” mengajak kita menengok pengalaman paling purba yang turut membentuk peradaban manusia: tubuh-tubuh pasca bencana. \nChoreography and Scenography : Leu Wijee | Collaborator & Co-research: Mio Ishida | Dancer: Leu Wijee\, Mio Ishida\, Syanindita Prameswari | Lighting Designer: Mamedz Slasov | Artistic Crew: Unknown | Organized: WijeesWorks
URL:https://indonesiandancefestival.id/id/acara/museum-ii-ridden/
LOCATION:Taman Ismail Marzuki\, Jl. Cikini Raya No.73\, RT.8/RW.2\, Cikini\, Kec. Menteng\, Jakarta Pusat\, Daerah Khusus Ibukota Jakarta\, 10330\, Indonesia
CATEGORIES:"IDF 2022",Kampana
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiandancefestival.id/wp-content/uploads/2022/09/FEATURED-IMAGE-4.-Museum-II-Ridden-Leu-Wijee-Indonesia-Mio-Ishida-Japan.jpg
ORGANIZER;CN="Indonesian Dance Festival":MAILTO:office@indonesiandancefestival.id
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20221026T130000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20221026T150000
DTSTAMP:20260507T201457
CREATED:20221012T191831Z
LAST-MODIFIED:20230116T204648Z
UID:9387-1666789200-1666796400@indonesiandancefestival.id
SUMMARY:Prinsip No. 60
DESCRIPTION:“No. 60” bukanlah sebuah bentuk koreografi atau gerak\, melainkan sebuah “prinsip praktik tari” yang terdiri dari kombinasi enam elemen. Peserta akan belajar tentang enam elemen tersebut dan bagaimana mengadaptasikannya untuk menemukan identitas tari mereka\, yang akan tercipta berdasarkan keunikan latar belakang\, pengalaman\, praktik\, dan kepribadian tiap penari. Karenanya\, setiap “No. 60” punya karakter yang merefleksikan penciptanya. Jumlah peserta dibatasi 15 orang\, dan terbuka untuk penari dalam segala level kemampuan. \nVenue: Teguh Karya Room\, Taman Ismail Marzuki\nLokakarya ini dibawakan dalam bahasa Inggris.
URL:https://indonesiandancefestival.id/id/acara/prinsip-no-60/
LOCATION:Taman Ismail Marzuki\, Jl. Cikini Raya No.73\, RT.8/RW.2\, Cikini\, Kec. Menteng\, Jakarta Pusat\, Daerah Khusus Ibukota Jakarta\, 10330\, Indonesia
CATEGORIES:"IDF 2022",Lokakarya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiandancefestival.id/wp-content/uploads/2022/10/Workshop-Pichet-Klunchun-scaled.jpg
ORGANIZER;CN="Indonesian Dance Festival":MAILTO:office@indonesiandancefestival.id
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20221025T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20221025T210000
DTSTAMP:20260507T201457
CREATED:20221005T194023Z
LAST-MODIFIED:20230116T204456Z
UID:9060-1666724400-1666731600@indonesiandancefestival.id
SUMMARY:Senam Kota Kita: Pengantar Tubuh Kuat Hidup di Ibu Kota
DESCRIPTION:Sapa suru datang Jakarta\nSapa suru datang Jakarta\nSandiri suka\, sandiri rasa\nEh doe sayang \nTidak seindah kuduga\nHidup akan merana\nTinggalkan kasur di desa\ndapatkan gubuk di kota \nSiang deng malam e mama\nJalan kasana kamari\nKawan saudara mama\nsamua tidak peduli \n“Siapa Suru Datang Jakarta” – Kembar Grup \n– \nJakarta telah menjadi pusat selama lebih dari 100 tahun. Daya tarik Jakarta tak habisnya menyedot talenta-talenta terbaik dari seluruh penjuru Indonesia. Namun\, daya tarik yang menyilaukan ini juga berbanding lurus dengan kerasnya kehidupan Jakarta. Agar kehidupan warga Jakarta semakin berkualitas\, dibutuhkan tidak saja mental yang tangguh\, tapi juga tubuh yang kuat. \n“Senam Kota Kita” adalah pertunjukan senam tari yang didesain khusus untuk warga ibukota di Indonesian Dance Festival 2022. Gymnastik Emporium ingin memberi tawaran untuk melihat senam bukan hanya sebagai suatu cabang olahraga jasmani\, tapi juga sebagai bentuk olah rasa yang estetik. Karya senam tari ini dirancang agar penonton terlibat aktif dalam pertunjukan. \nKarya ini berangkat dari ingatan-ingatan terhadap Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) yang diwajibkan bagi siswa sekolah dari tahun 1970an hingga 2000an. Ide ini lalu berkembang setelah bertemu dengan budaya senam massal yang menjadi tempat ibu-ibu bersosialisasi dan mengaktualisasikan dirinya. Temuan ini lalu dieksplorasi di Sanggar Seni Senam Maju\, Cemeti Institut Seni dan Masyarakat pada bulan April-Mei 2022 lalu. Model presentasi senam massal itu kami adaptasi ke panggung pertunjukan. Tubuh\, ingatan\, dan kota menjadi tema penting pada proses penciptaan yang hendak memberi ruang seluasnya bagi ekspresi dan narasi personal tentang hubungan cinta dan benci pada Kota Jakarta. Selesai mengikuti “Senam Kota Kita”\, diharapkan penonton tidak hanya segar hatinya tapi juga bugar tubuhnya untuk kembali “bertarung” di runyamnya kehidupan ibukota. \nPerformers: Abdi Karya\, Ari Dwianto\, Irfanuddien Ghozali\, Kurnia Yaumil Fajar\, Muhammad Abe\, Vandy Rizaldy | Featuring: Fajar Riyanto as visual artist | Gymnastik Emporium will collaborate with practitioners and gymnastics activists in Jakarta to present their work at IDF 2022. \nTELUSUR TARI-Gymnastik EmporiumSeperti namanya\, Gymnastik Emporium (GE) mengingatkan kembali akan keluasan praktik senam sebagai bentuk koreografi yang paling dekat dengan warga. Tidak hanya itu\, senam juga merupakan ingatan kolektif koreografer GE yang mengalami masa Orde Baru; di mana senam merupakan sebuah publik kontrol kesehatan sosial. Read more
URL:https://indonesiandancefestival.id/id/acara/senam-kota-kita-pengantar-tubuh-kuat-hidup-di-ibukota/
LOCATION:Taman Ismail Marzuki\, Jl. Cikini Raya No.73\, RT.8/RW.2\, Cikini\, Kec. Menteng\, Jakarta Pusat\, Daerah Khusus Ibukota Jakarta\, 10330\, Indonesia
CATEGORIES:"IDF 2022",Pertunjukan Malam
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiandancefestival.id/wp-content/uploads/2022/09/FEATURED-IMAGE-4.-Senam-Kota-Kita-Pengantar-Agar-Tubuh-Kuat-Hidup-di-Ibukota-Gymnastik-Emporium.jpg
ORGANIZER;CN="Indonesian Dance Festival":MAILTO:office@indonesiandancefestival.id
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20221025T160000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20221025T173000
DTSTAMP:20260507T201457
CREATED:20221019T115350Z
LAST-MODIFIED:20240831T131341Z
UID:9653-1666713600-1666719000@indonesiandancefestival.id
SUMMARY:Koreografi Sosial dan Tari Tak Kasat-Mata: Bentang Ragam Pendekatan
DESCRIPTION:Berkolaborasi dengan Invisible Dance\, proyek Goethe-Institut dan IndonesiaPlatform laboratorium seni dengan berbagai visi\, pendekatan\, format\, dan target partisipan kian marak di skena seni kontemporer kita hari ini. Meskipun menekankan pentingnya proses penciptaan\, bukan berarti platform semacam ini tak mengindahkan hasil. Hanya saja yang disebut sebagai “hasil” dimaknai dengan cara yang lebih subtil dan cair\, dalam pengertian “hasil” bukan hanya karya seni\, tetapi dialog\, pertukaran\, sistem saling dukung juga menjadi nilai yang diunduh bersama. Platform laboratorium seni juga memungkinkan proses kolektif\, di mana penyelenggara dan partisipan lebur bersama-sama menguji coba cara kerja\, saling meninjau perspektif dan zona nyaman\, mempertanyakan sistem seni\, dan menawarkan preposisi praktik seni yang transformatif dan bermakna bagi konteks tertentu. \nCatatan di atas menggerakkan Kampana – Akademi IDF dan Invisible Dance\, proyek Goethe Institut India dan Indonesia membuka percakapan tentang praktik laboratorium seni berbasis proses. Di dalam percakapan ini\, pembicara akan bertukar tentang ragam pengalaman praktik laboratorium seni yang dijalankan\, sebelum berusaha memantulkannya dengan dinamika medan seni dan sosial yang ditemui di lingkup Indonesia\, regional\, dan Internasional. Selain itu percakapan ini juga akan membuka ruang untuk berpikir bersama tentang bagaimana tari dapat atau telah menjadi wahana perubahan sosial dan terhubung dengan komunitas lokal serta terlibat dalam jaringan internasional alternatif. Bagaimana platform laboratorium berbasis proses ini bekerja dalam diskursus kesenian? Bagaimana pendekatan atas laboratorium semacam ini menurunkan ragam pendekatan praktiknya? Bagaimana pengaruhnya dalam wilayah artistik dan estetik? Apa potensi politis dari platform ini di ranah sosial\, dan ekonomi politik? Bagaimana posisi dan peran yang bisa yang diambil oleh institusi penyelenggara platform laboratorium seni; kaitannya kotak-kotak dengan perspektif yang beragam\, kuasa penentu nilai\, dan kepentingan-kepentingan lainnya? Suara dan perspektif mana yang hadir dalam kolaborasi\, mana yang tidak\, dan mengapa demikian? Bagaimana peserta kolaborasi melihat lebih dekat praktik dari dalam seni pertunjukan yang telah mampu menghasilkan transformasi signifikan dalam komunitas dan konteks lokal\, serta memberikan wawasan tentang proyek terbaru mereka sendiri. Seberapa jauh praktik laboratorium mempengaruhi pertumbuhan ekosistem komunal dan kolektif di sekitarnya? Seberapa jauh praktik laboratorium berpengaruh pada akses infrastruktur dalam ekonomi sosial dan politik yang berlangsung dalam situasi masyarakat di sekitarnya? Seberapa jauh kerja kolaborasi dalam praktik laboratorium memungkinkan terjalinnya aliansi atau jejaring kerja baru dalam lingkup lokal maupun global/ internasional? Bagaimana aliansi tersebut dapat menggerakkan tari keluar dari ranah yang dikenalinya dan menjajaki hubungan yang tidak terduga di masa depan yang tak pasti? \nTentang Invisible DanceInvisible Dance merupakan proyek Goethe-Institut di India dan Indonesia\, bertujuan mendukung perkembangan tujuh proyek artistik di Indonesia dan India. Proyek ini diselenggarakan antara bulan Juni-November 2022 melalui dukungan hibah dana dan dramaturgi. \nSebagai kolaborasi antara Indonesia dan India\, proyek ini dimaksudkan sebagai laboratorium untuk berpikir\, mempelajari\, dan mengumpulkan gerakan tubuh di dalam sosial dan dalam kaitannya dengan gerakan sosial pada umumnya. Mandeep Raikhy diundang sebagai Dramaturg/Koordinator Proyek untuk India sedangkan Teater Garasi bertindak sebagai tim direktur artistik untuk pihak Indonesia. Proyek ini dilakukan dalam dua fase – lokakarya kolaboratif pada bulan Juli dan produksi karya performatif yang berpuncak pada presentasi karya dalam proses (work-in-progress). \nPembicara:\nNia Agustina\nArsita Iswardhani\nMandeep Raikhy\nKatharina Kucher\nEka Wahyuni \nModerator:\nJosh Marcy \nVenue: Teater Jakarta Indoor Lobby \n30 Tahun Indonesian Dance Festival – RASA: Beyond BodiesTahun 2022\, Indonesian Dance Festival (IDF) menginjak usia ke-30\, usia yang pada umumnya dianggap matang dan mapan. Untuk peringatan 30 tahunnya\, melalui tema “RASA: Beyond Bodies” IDF merefleksikan dan meninjau langkah-langkah yang telah ditempuh dan berspekulasi tentang apa yang selanjutnya akan bermanfaat bagi perkembangan tari Indonesia. \nInformasi mengenai Festival
URL:https://indonesiandancefestival.id/id/acara/koreografi-sosial-dan-tari-tak-kasat-mata-bentang-ragam-pendekatan/
LOCATION:Taman Ismail Marzuki\, Jl. Cikini Raya No.73\, RT.8/RW.2\, Cikini\, Kec. Menteng\, Jakarta Pusat\, Daerah Khusus Ibukota Jakarta\, 10330\, Indonesia
CATEGORIES:"IDF 2022",Bincang Tari
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiandancefestival.id/wp-content/uploads/2023/01/DANCE-TALK-Koreografi-Sosial-dan-Tari-Tak-Kasat-Mata-Bentang-Ragam-Pendekatan.jpg
ORGANIZER;CN="Indonesian Dance Festival":MAILTO:office@indonesiandancefestival.id
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20221025T143000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20221025T160000
DTSTAMP:20260507T201457
CREATED:20221013T094051Z
LAST-MODIFIED:20240831T131736Z
UID:9469-1666708200-1666713600@indonesiandancefestival.id
SUMMARY:Pilates “Sistem Kontrologi” (Pembicaraan soal Otot/Perihal Otot)
DESCRIPTION:Dalam tubuh\, otot adalah jaringan konektif utama yang mengatur segala gerak kegiatan kita. Dalam kelas ini\, peserta diajak meningkatkan kembali kesadaran akan otot (muscle awareness) yang krusial dalam menjalankan fungsi tubuh\, baik untuk penari profesional maupun kegiatan sehari-hari. Bersama-sama\, peserta akan diajak mempraktekkan prinsip pilates sederhana di mana mereka akan mengolah kembali koneksinya dengan otot\, melalui olah nafas\, stabilitas\, hingga mengolah beragam emosi. Materi kelas ini bisa diikuti siapapun\, serta aplikatif sebagai usaha memelihara otot dan tubuh secara holistik. \nVenue: Teguh Karya Room\, Taman Ismail Marzuki
URL:https://indonesiandancefestival.id/id/acara/pilates-sistem-kontrologi-pembicaraan-soal-otot-perihal-otot/
LOCATION:Taman Ismail Marzuki\, Jl. Cikini Raya No.73\, RT.8/RW.2\, Cikini\, Kec. Menteng\, Jakarta Pusat\, Daerah Khusus Ibukota Jakarta\, 10330\, Indonesia
CATEGORIES:"IDF 2022",Lokakarya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiandancefestival.id/wp-content/uploads/2022/10/Workshop-Ajeng-Soelaeman-scaled.jpg
ORGANIZER;CN="Indonesian Dance Festival":MAILTO:office@indonesiandancefestival.id
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20221025T123000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20221025T140000
DTSTAMP:20260507T201457
CREATED:20221012T190044Z
LAST-MODIFIED:20230116T204109Z
UID:9375-1666701000-1666706400@indonesiandancefestival.id
SUMMARY:Teknik Bernapas untuk Penari
DESCRIPTION:Kelas ini akan memperkenalkan prinsip dasar dari Taiji Quan dan aplikasi kreatifnya pada seni pertunjukan. Kita akan berlatih serangkaian prinsip fisik yang berhubungan dengan pola nafas dan penyatuan kutub-kutub yang berlawanan\, seperti dalam-luar\, buka-tutup\, mengumpul-menyebar. Prinsip fisik ini kelak bisa dieksperimenkan sebagai dialog koreografi tubuh-pikiran-unit dengan waktu-ruang-keseluruhan. Operasi semacam ini adalah inti dari “Dramaturgi Abstrak”\, serangkaian proses struktural dan koreografi yang terus berkembang\, di mana kata “abstrak” di sini digunakan sebagai kata kerja –di sini\, tarian digarisbawahi sebagai negosiasi langsung antara Diri dan Yang Lain\, antara Figur dan Latar. Makna\, naratif dan dramaturgi direpresentasikan sebagai hasil atau produk sampingan yang bergantung pada keaktifan tari dan penari. \nVenue: Trisutji Kamal Room\, Taman Ismail Marzuki\nLokakarya ini dibawakan dalam bahasa Inggris.
URL:https://indonesiandancefestival.id/id/acara/teknik-bernapas-untuk-penari/
LOCATION:Taman Ismail Marzuki\, Jl. Cikini Raya No.73\, RT.8/RW.2\, Cikini\, Kec. Menteng\, Jakarta Pusat\, Daerah Khusus Ibukota Jakarta\, 10330\, Indonesia
CATEGORIES:"IDF 2022",Lokakarya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiandancefestival.id/wp-content/uploads/2022/10/Workshop-Arco-Renz-scaled.jpg
ORGANIZER;CN="Indonesian Dance Festival":MAILTO:office@indonesiandancefestival.id
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20221024T193000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20221024T210000
DTSTAMP:20260507T201457
CREATED:20221005T193202Z
LAST-MODIFIED:20230116T195626Z
UID:9053-1666639800-1666645200@indonesiandancefestival.id
SUMMARY:E-PAL (GAME\, DANCE\, OR SPORT?)
DESCRIPTION:Permainan Gobak Sodor dan Bentengan merupakan pengalaman kolektif kita yang pernah menjadi anak-anak. Tak sekedar menyimpan memori menyenangkan\, permainan ini juga menyimpan proses ketubuhan krusial. Masih ingat aturan mainnya? \nBayangkan arena bermain seperti ruang yang mengatur intensitas tubuhmu\, masuk berarti mengaktifkan “mode siaga” dan keluar berarti “mode netral”. Selama bermain\, tubuh anak-anak berada dalam “mode siaga”. Tubuh mereka dikuasai naluri yang bersifat spontan\, terus bergerak merespon situasi dan lawan\, bersiaga mengatur strategi untuk mencapai kemenangan. Dalam permainan ini\, tubuh pemain seperti melakukan koreografi tanpa pola\, di mana spontanitas menjadi strategi paling relevan untuk menguasai ruang. \nSementara itu kini alih fungsi ruang publik dan masifnya penggunaan gawai elektronik mengubah tradisi permainan anak\, beserta segala pengalaman yang melekat padanya. Di kota besar\, anak-anak berebut ruang bermain di gang kecil\, trotoar\, bahkan jalan raya. Jika tiba-tiba motor lewat di tengah arena misalnya\, tubuh anak-anak ini dengan cerdas beralih dari “mode siaga” ke “mode netral” dalam sekejap. Dinamika ruang dan cara bermain ini turut mengubah konstruksi motorik dan kesadaran pada tubuh mereka –dan kelak\, kita. \nE-PAL adalah proyek koreografi yang mengadopsi konsep tubuh dalam arena permainan anak-anak tersebut. Bagaimana jika panggung disikapi layaknya arena bermain dan tubuh dibebaskan mengalami koreografi tanpa pola dan mengandalkan spontanitas strategis untuk merespon ruang. E-PAL\, mengajak kita menjenguk ingatan rasa tubuh dan kembali bermain seperti anak-anak. \nKoreografer : Ferry Alberto Lesar | Pimpinan Produksi : Yusuf Bakrie | Pemusik : Tesla Manaf | Lighting : Deray Setiadi | Skrip Writer : Novie Elisa | Teman Diskusi : Smtrglr\, River Lin\, Arco | Aktor : Ishvara Devati \nPenari    : E-Dancer’s
URL:https://indonesiandancefestival.id/id/acara/e-pal-game-dance-or-sport/
LOCATION:Teater Luwes\, Jl. Cikini Raya No.73\, RT.8/RW.2\, Cikini\, Kec. Menteng\, Jakarta Pusat\, Daerah Khusus Ibukota Jakarta\, 10330\, Indonesia
CATEGORIES:"IDF 2022",Pertunjukan Malam
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiandancefestival.id/wp-content/uploads/2022/09/FEATURED-IMAGE-3.-E-PAL-Game-Dance-or-Sport-Eyi-Lesar.jpg
ORGANIZER;CN="Indonesian Dance Festival":MAILTO:office@indonesiandancefestival.id
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20221024T161500
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20221024T170000
DTSTAMP:20260507T201457
CREATED:20221006T165950Z
LAST-MODIFIED:20230116T194838Z
UID:9125-1666628100-1666630800@indonesiandancefestival.id
SUMMARY:Body Tarekat
DESCRIPTION:“Body Tarekat” merupakan sebuah pertunjukkan solo yang berangkat dari praktik-praktik ketubuhan dalam bertarekat yang ada di Aceh\, secara spesifik dalam tarekat Qadriyah. Secara umum\, tarekat adalah cara mendekatkan diri pada Tuhan dengan cara melakukan puji-pujian. Untuk Dekjall\, tarekat adalah laku hidup\, caranya memandang kehidupan dan keberadaan itu sendiri. \nRangkaian riset dan uji coba karya ini sudah dimulai sejak 2019. Sebagai pelaku tarekat\, pengkarya mencoba membaca ulang praktik ini dan relasinya dengan pencapaian kesadaran ilahiah dalam realitas kultural dan realitas koreografi. Keterhubungan menjadi salah satu aspek penting dalam “Body Tarekat”. Beberapa keterhubungan yang menjadi poin utama adalah keterhubungan penari dengan tubuh\, hati\, dan pikirannya; keterhubungan penari dengan penonton; serta keterhubungan penari dan penonton dengan ruang dan waktu. \nConcept & Choreographer: M. Safrizal (DekJall) | Dancer: M. Safrizal (DekJall) | Costum Designer: Galih Hady Soemarto
URL:https://indonesiandancefestival.id/id/acara/body-tarekat/
LOCATION:Taman Ismail Marzuki\, Jl. Cikini Raya No.73\, RT.8/RW.2\, Cikini\, Kec. Menteng\, Jakarta Pusat\, Daerah Khusus Ibukota Jakarta\, 10330\, Indonesia
CATEGORIES:"IDF 2022",Kampana
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiandancefestival.id/wp-content/uploads/2022/09/FEATURED-IMAGE-2.-Body-Tarekat-Dekjail.jpg
ORGANIZER;CN="Indonesian Dance Festival":MAILTO:office@indonesiandancefestival.id
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20221024T153000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20221024T160000
DTSTAMP:20260507T201457
CREATED:20221006T165232Z
LAST-MODIFIED:20230116T194423Z
UID:9117-1666625400-1666627200@indonesiandancefestival.id
SUMMARY:Paradox
DESCRIPTION:“Paradox” berangkat dari riset soal mimpi dan kaitannya dengan tubuh. Tentang bagaimana kesadaran dan ketidaksadaran saling mengambil alih tubuh\, seperti dua keadaan terpisah yang utuh. Seseorang hidup dalam kesadarannya\, namun hanya pada ketidaksadaranlah segala yang ada pada dirimu – memori\, luka\, ambisi\, hal-hal yang belum selesai – terhampar. Pane meyakini mimpi sebagai tarik-menarik antara keduanya\, tarikan yang mengguncang dan menimbulkan ketegangan di tubuh. \nMaharani Pane bermain dengan paradoks ini dan menawarkan kemungkinan baru dalam kerja disiplin lintas media lewat penggunaan teknologi yang membongkar batas ruang realitas dan ruang mimpi. \nConcept & Choreography: Maharani Pane | Dancer: Rheza Octavia\, Deka Saputra | Visual: Tri Oktoviano\, Afan Paper | Composer: Kelvin Djunaidi | Lighting designer: Deray Setiadi | Artistic Designer: Ferdy Ramadhan | Assistant artistic designer: Irfan Cahya Putra | Production manager: Korinta Chyntia Delfi
URL:https://indonesiandancefestival.id/id/acara/paradox/
LOCATION:Taman Ismail Marzuki\, Jl. Cikini Raya No.73\, RT.8/RW.2\, Cikini\, Kec. Menteng\, Jakarta Pusat\, Daerah Khusus Ibukota Jakarta\, 10330\, Indonesia
CATEGORIES:"IDF 2022",Kampana
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiandancefestival.id/wp-content/uploads/2022/09/FEATURED-IMAGE-1.-Paradox-Maharani-Pane-x-Flipside.jpg
ORGANIZER;CN="Indonesian Dance Festival":MAILTO:office@indonesiandancefestival.id
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20221024T130000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20221024T150000
DTSTAMP:20260507T201457
CREATED:20221012T182405Z
LAST-MODIFIED:20230116T194242Z
UID:9357-1666616400-1666623600@indonesiandancefestival.id
SUMMARY:Metodologi Koreografi Kreatif
DESCRIPTION:Bekerja dengan tubuh dan vokal\, Angela Goh mengajak peserta untuk mengeksplorasi mekanisme dari konstruksi koreografi. Ia akan berbagi tentang metode dan konsep yang telah berhasil ia gunakan di “Sky Blue Mythic”\, karya solonya yang ditampilkan di IDF. Kelas ini terbuka untuk koreografer\, penari\, atau penampil dengan ketertarikan pada metodologi koreografi. \nVenue: Room C\, Institut Kesenian Jakarta\nLokakarya ini dibawakan dalam bahasa Inggris.
URL:https://indonesiandancefestival.id/id/acara/metodologi-koreografi-kreatif/
LOCATION:Institut Kesenian Jakarta\, Komplek Taman Ismail Marzuki Jl. Cikini Raya No.73\, RT.8/RW.2\, Cikini\, Kec. Menteng\, Jakarta Pusat\, Daerah Khusus Ibukota Jakarta\, 10330\, Indonesia
CATEGORIES:"IDF 2022",Lokakarya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiandancefestival.id/wp-content/uploads/2022/10/Workshop-Angela-Goh-scaled.jpg
ORGANIZER;CN="Indonesian Dance Festival":MAILTO:office@indonesiandancefestival.id
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20221023T200000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20221023T213000
DTSTAMP:20260507T201457
CREATED:20221005T182602Z
LAST-MODIFIED:20230116T194132Z
UID:9024-1666555200-1666560600@indonesiandancefestival.id
SUMMARY:Sky Blue Mythic
DESCRIPTION:PERINGATAN :\n– Pertunjukan khusus untuk umur 12 tahun keatas.\n– Pertunjukan mengandung Pencahayaan Strobo\, Efek Kabut\, dan Suara Keras yang mungkin akan mengganggu beberapa penonton. \nRealitas selalu mengalami proses pembesaran—dengan batas-batas persepsi manusiawi kita. “Sky Blue Mythic” melihat tubuh terasingkan\, dan yang asing ditubuhkan. Dunia dijalin\, waktu diputar\, gerak dibekukan\, dan makna terdistorsi.  \n“Sky Blue Mythic” memperlakukan tari sebagai entitas non-manusia—mewujud pada rentang waktu yang lebih lama dari narasi budaya kita\, di ruang yang melampaui lokalitas tubuh\, dan bentuk yang tak dikenali oleh penginderaan manusiawi—sebagai metode baru mengenal tari\, tubuh\, dan waktu secara berbeda. Karya ini membayangkan gerak tubuh sebagai simbol yang dapat menerjemahkan\, mengubah\, dan merentangkan makna melintasi waktu\, dimensi\, dan dunia. Dalam upaya menjauh dari antroposentrisme\, “Sky Blue Mythic” membiarkan sebuah gerak tari mengasingkan diri dari ekspresi humanis\, dan sebagai gantinya ia membutuhkan tubuh sebagai wadah pertemuan\, alih-alih kendaraan semata. \nArtist/Choreographer/Performer: Angela Goh | Composer/Sound Designer: Corin Ileto | Lighting designer: Govin Ruben | Technical operator: Matt Cornell
URL:https://indonesiandancefestival.id/id/acara/sky-blue-mythic/
LOCATION:Salihara Arts Center\, Jl. Salihara No.16\, Ps. Minggu\, Kec. Ps. Minggu\, Jakarta Selatan\, Daerah Khusus Ibukota Jakarta\, 12520\, Indonesia
CATEGORIES:"IDF 2022",Pertunjukan Malam
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiandancefestival.id/wp-content/uploads/2022/09/FEATURED-IMAGE-2.-Sky-Blue-Mythic-Angela-Goh.jpg
ORGANIZER;CN="Indonesian Dance Festival":MAILTO:office@indonesiandancefestival.id
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20221023T160000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20221023T173000
DTSTAMP:20260507T201457
CREATED:20221019T111853Z
LAST-MODIFIED:20230116T193832Z
UID:9645-1666540800-1666546200@indonesiandancefestival.id
SUMMARY:Pertemuan Kurator
DESCRIPTION:Istilah “kurator” digunakan pertama kali di helat IDF 2014 dengan tema EXPANDED. Kendati demikian\, bukan berarti tidak ada praktik kuratorial pada IDF periode sebelumnya\, hanya cara kerja dan penyebutannya saja yang berbeda\, misalnya ketua bidang acara (periode IDF 1992-1993)\, artistic board/dewan artistik (periode 1994-2014). Hal yang penting untuk ditandai dari praktik kuratorial IDF adalah pendekatan kolaboratif yang melibatkan beberapa orang\, sehingga visi artistik IDF dapat dibangun dan diwujudkan melalui beragam perspektif. \nTahun 2022 ini\, IDF bekerja dengan enam kurator lintas generasi dan negara untuk membangun dan menerjemahkan tema RASA: Beyond Bodies ke seluruh elemen festival. Kerja kuratorial ini akan menjadi bingkai dan dasar seluruh program\, proses diskusi bagi seniman yang terlibat\, mendorong produksi pengetahuan\, memperluas jaringan kerja\, merawat\, serta memperluas jangkauan publik. \nPembicara:\nLinda Mayasari\nArco Renz\nSal Murgiyanto\nHartati\nNia Agustina\nRiver Lin \nModerator:\nKennya Rinonce \n  \nVenue: Rooftop/Serambi – Salihara Arts Center \n30 Tahun Indonesian Dance Festival – RASA: Beyond BodiesTahun 2022\, Indonesian Dance Festival (IDF) menginjak usia ke-30\, usia yang pada umumnya dianggap matang dan mapan. Untuk peringatan 30 tahunnya\, melalui tema “RASA: Beyond Bodies” IDF merefleksikan dan meninjau langkah-langkah yang telah ditempuh dan berspekulasi tentang apa yang selanjutnya akan bermanfaat bagi perkembangan tari Indonesia. \nInformasi mengenai Festival
URL:https://indonesiandancefestival.id/id/acara/pertemuan-kurator/
LOCATION:Salihara Arts Center\, Jl. Salihara No.16\, Ps. Minggu\, Kec. Ps. Minggu\, Jakarta Selatan\, Daerah Khusus Ibukota Jakarta\, 12520\, Indonesia
CATEGORIES:"IDF 2022",Bincang Tari
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiandancefestival.id/wp-content/uploads/2023/01/DANCE-TALK-Pertemuan-Kurator.jpg
ORGANIZER;CN="Indonesian Dance Festival":MAILTO:office@indonesiandancefestival.id
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20221023T143000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20221023T160000
DTSTAMP:20260507T201457
CREATED:20221013T093255Z
LAST-MODIFIED:20240831T131042Z
UID:9460-1666535400-1666540800@indonesiandancefestival.id
SUMMARY:Berawal dari Benak: Imajinasi & Kreativitas
DESCRIPTION:Imajinasi adalah muara dari kreativitas\, ia adalah kerja akal dalam mengembangkan gagasan yang bebas bahkan melampaui pengalaman yang kita punya. Imajinasi memungkinkan manusia mencipta\, atau mentransformasi sesuatu yang sederhana jadi luar biasa\, bahkan ketika bentuknya masih berupa pikiran di benak. Lokakarya ini diharapkan dapat menjadi ruang pemantik imajinasi dan kreativitas partisipan dengan memanfaatkan tubuh\, benda\, dan ruang di sekitar. Metode ini bisa dipakai sebagai dasar menciptakan ide\, melihat kemungkinan eksplorasi\, improvisasi\, dan dapat diaplikasikan oleh siapapun yang melakukan kerja-kerja kreatif di keseharian. \nVenue: Salihara Gallery
URL:https://indonesiandancefestival.id/id/acara/berawal-dari-benak-imajinasi-kreativitas/
LOCATION:Salihara Arts Center\, Jl. Salihara No.16\, Ps. Minggu\, Kec. Ps. Minggu\, Jakarta Selatan\, Daerah Khusus Ibukota Jakarta\, 12520\, Indonesia
CATEGORIES:"IDF 2022",Lokakarya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiandancefestival.id/wp-content/uploads/2022/10/Workshop-Mila-Rosinta-scaled.jpg
ORGANIZER;CN="Indonesian Dance Festival":MAILTO:office@indonesiandancefestival.id
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20221023T123000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20221023T140000
DTSTAMP:20260507T201457
CREATED:20221013T091655Z
LAST-MODIFIED:20240831T131124Z
UID:9451-1666528200-1666533600@indonesiandancefestival.id
SUMMARY:Keterbatasan
DESCRIPTION:Alih-alih menganggap keterbatasan sebagai kekangan\, keterbatasan justru bisa dilihat sebagai batas-batas panduan mencapai kebebasan. “Method of Limitation” ini adalah ruang konstruksi tubuh yang Hari Ghulur kerjakan untuk mencari kemungkinan kemungkinan baru yang lahir dari gerak berulang\, sehingga muncul gerak yang organik dan ekspresif. Dalam kelas ini\, peserta akan berlatih mengolah gerak repetitif dan membedah apa saja yang bisa didalami dan ditemukan dari sana. \nVenue: Salihara Gallery \nTELUSUR TARI-Hari GhulurMenurut Hari Ghulur\, Madura adalah bahasa tubuh\, bahasa lisan\, dan bahasa kreatifnya. Yang ditunjukkan oleh Hari Ghulur dalam karya-karyanya pun tidak hanya eksplorasi tubuh manusia saja tetapi juga tubuh lingkungan; yang alamiah maupun artifisial. Keterkaitan dan saling respons antara manusia dan lingkungan terlihat dalam koreografinya. Read more
URL:https://indonesiandancefestival.id/id/acara/keterbatasan/
LOCATION:Salihara Arts Center\, Jl. Salihara No.16\, Ps. Minggu\, Kec. Ps. Minggu\, Jakarta Selatan\, Daerah Khusus Ibukota Jakarta\, 12520\, Indonesia
CATEGORIES:"IDF 2022",Lokakarya
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiandancefestival.id/wp-content/uploads/2022/10/Workshop-Hari-Ghulur-scaled.jpg
ORGANIZER;CN="Indonesian Dance Festival":MAILTO:office@indonesiandancefestival.id
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20221022T201500
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20221022T211500
DTSTAMP:20260507T201457
CREATED:20221005T172959Z
LAST-MODIFIED:20230116T190932Z
UID:9006-1666469700-1666473300@indonesiandancefestival.id
SUMMARY:SILO
DESCRIPTION:Karya “SILO” melihat budaya tahlil yang merupakan ritual religi yang ia akrabi sejak kecil sebagai pusat motorik gerak torso. Sebuah metode dialog vertikal antara dirinya dengan Yang Maha melalui gerakan berulang (repetitif) dan personal. Karya ini merupakan perkembangan karya “SILA” yang diciptakan saat ia mengikuti residensi di American Dance Festival. Hari melihat “SILO” sebagai ruang eksplorasi tubuh organik dengan konstruksi batas ruang budaya tubuh. “SILO” sebagai sebuah koreografi dan laku ritual\, merupakan ikhtiar mencapai puncak emosi dan spiritual yang dilakukan justru dengan posisi tubuh yang terbatas dan menempel pada tanah atau membumi. \nArtist/Choreographer/Performer: Hari Ghulur | Dramaturg: Arco Renz | Composer: Rosemainy | Lighting designer: Iskandar Loedin | Producer: Sekar Alit | Co-Producer: Hanidar Fejri | Dancers: Errina Aprilyani\, Puri Senja\, Patry Eka\, Aditya Putra\, Angga I Tirta\, Rifai\, Hari Ghulur \nTELUSUR TARI-Hari GhulurMenurut Hari Ghulur\, Madura adalah bahasa tubuh\, bahasa lisan\, dan bahasa kreatifnya. Yang ditunjukkan oleh Hari Ghulur dalam karya-karyanya pun tidak hanya eksplorasi tubuh manusia saja tetapi juga tubuh lingkungan; yang alamiah maupun artifisial. Keterkaitan dan saling respons antara manusia dan lingkungan terlihat dalam koreografinya. Read more
URL:https://indonesiandancefestival.id/id/acara/silo/
LOCATION:Taman Ismail Marzuki\, Jl. Cikini Raya No.73\, RT.8/RW.2\, Cikini\, Kec. Menteng\, Jakarta Pusat\, Daerah Khusus Ibukota Jakarta\, 10330\, Indonesia
CATEGORIES:"IDF 2022",Pertunjukan Malam
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiandancefestival.id/wp-content/uploads/2022/09/FEATURED-IMAGE-1.-SILO-Hari-Ghulur.jpg
ORGANIZER;CN="Indonesian Dance Festival":MAILTO:office@indonesiandancefestival.id
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20221022T183000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20221022T213000
DTSTAMP:20260507T201457
CREATED:20221011T130611Z
LAST-MODIFIED:20230116T211658Z
UID:9244-1666463400-1666474200@indonesiandancefestival.id
SUMMARY:Malam Pembukaan IDF 2022
DESCRIPTION:Malam Pembukaan IDF 2022 adalah kesempatan untuk merayakan perjalanan 30 tahun festival. Sepanjang 7 hari perhelatannya\, festival akan akan menghadirkan 7 Pertunjukan Malam\, 6 pertunjukan Kampana\, 8 workshop\, 4 Bincang Tari\, pameran arsip bertajuk Vasana Tari\, serta Lokapasar – area retail untuk produk-produk Indonesia serta suvenir kolaborasi IDF dengan komunitas lokal dalam edisi terbatas. \nAcara ini juga menandakan awal kembalinya IDF sebagai festival tari terlanggeng di Asia Tenggara dengan kehadiran praktisi dan pecinta tari secara langsung\, setelah edisi festival tahun 2020 yang dilakukan secara daring untuk beradaptasi dengan situasi pandemi global. \nMalam Pembukaan akan menghadirkan: \n\nTarian Pembuka\nSeremoni Pembukaan IDF 2022\nPenganugerahan Lifetime Achievement Award\nPerformans “SILO” oleh Hari Ghulur (Surabaya/Madura\, Indonesia)\n\nLifetime Achievement Award
URL:https://indonesiandancefestival.id/id/acara/malam-pembukaan-idf-2022/
LOCATION:Taman Ismail Marzuki\, Jl. Cikini Raya No.73\, RT.8/RW.2\, Cikini\, Kec. Menteng\, Jakarta Pusat\, Daerah Khusus Ibukota Jakarta\, 10330\, Indonesia
CATEGORIES:"IDF 2022",Pembukaan Festival
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiandancefestival.id/wp-content/uploads/2022/10/Webbanner.jpg
ORGANIZER;CN="Indonesian Dance Festival":MAILTO:office@indonesiandancefestival.id
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;VALUE=DATE:20221022
DTEND;VALUE=DATE:20221029
DTSTAMP:20260507T201457
CREATED:20221013T113002Z
LAST-MODIFIED:20230116T190101Z
UID:9487-1666396800-1667001599@indonesiandancefestival.id
SUMMARY:Vasana Tari 2022
DESCRIPTION:Pameran arsip ini menawarkan sudut pandang untuk membaca IDF bukan hanya sebagai pendukung produksi karya tari\, gelaran karya tari\, atau pasar tari kontemporer Indonesia\, tetapi sebagai situs wacana di mana kita akan dapat membaca paruh bagian sejarah tari Indonesia dalam keterkaitannya dengan dinamika di luar medan tari Indonesia yang mempengaruhinya. Melalui sudut pandang ini\, posisi IDF sebagai pembentuk sistem tari akan digeser menjadi salah satu komponen sistem tari yang turut dikoreografi oleh dinamika sosial politik yang menaunginya. Alih-alih menyusun perjalanan IDF selama 30 tahun secara kronologis\, pameran ini menandai epiphany yang menjadi episode-episode kunci perkembangan visi estetika IDF yang bertautan dengan dinamika medan seni tari\, situasi ekonomi politik kebudayaan di tingkat nasional\, regional\, dan global\, serta perkembangan teknologi komunikasi digital. \nPameran Arsip berlangsung selama Pekan Festival: 22 – 28 Oktober 2022Jam berkunjung: 11.00 – 21.00 WIBLokasi: S. Sudjojono Gallery – Taman Ismail Marzuki
URL:https://indonesiandancefestival.id/id/acara/vasana-tari-2022/
LOCATION:Taman Ismail Marzuki\, Jl. Cikini Raya No.73\, RT.8/RW.2\, Cikini\, Kec. Menteng\, Jakarta Pusat\, Daerah Khusus Ibukota Jakarta\, 10330\, Indonesia
CATEGORIES:"IDF 2022",Vasana Tari
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiandancefestival.id/wp-content/uploads/2022/10/Hartati-Takusai-IDF-1992-Foto-milik-IDF.jpg
ORGANIZER;CN="Indonesian Dance Festival":MAILTO:office@indonesiandancefestival.id
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20221014T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20221014T210000
DTSTAMP:20260507T201457
CREATED:20221013T175428Z
LAST-MODIFIED:20221124T114442Z
UID:9534-1665774000-1665781200@indonesiandancefestival.id
SUMMARY:Memperkenalkan RASA: Beyond Bodies
DESCRIPTION:Apa pentingnya bicara “rasa”? Kata “rasa” sering diasosiasikan dengan pengalaman indrawi\, aspek emosi yang berlawanan dengan akal. Asosiasi ini sering membuat “rasa” dipahami hanya secara superfisial\, bahkan sering menimbulkan kesalahpahaman. \nMelalui perenungan dan penelitian\, tim kurator IDF 2022 membaca kembali “rasa”\, serta menelusuri jejak-jejak konsepnya dari beragam pengalaman budaya. Usaha ini dimaksudkan untuk menawarkan perspektif alternatif mengenai “rasa.” Percakapan ini membuka kesempatan bagi audiens festival untuk mengintip dapur kuratorial IDF\, bersama empat narasumber yang terlibat dalam perumusan tema RASA: Beyond Bodies yang menjadi tajuk festival edisi 2022. \nSutradara teater asal India\, Sankar Venkateswaran\, akan membahas “rasa” dalam konteks budaya tanah airnya tersebut. Heru Joni Putra (penulis\, kurator\, dramaturg) akan memaparkan pembacaan tentang “rasa” dalam konteks budaya Minang. Ayu Utami (aktivis\, jurnalis\, sastrawan) akan menuturkan pemahamannya atas “rasa” berdasarkan teks tertulis dan tak tertulis di Nusantara\, serta bagaimana “rasa” memungkinkan sikap spiritualitas kritis. Mewakili tuan rumah\, Ratri Anindyajati (Direktur Festival) akan membagikan mengenai proses penerjemahan gagasan “RASA: Beyond Bodies” dalam rangkaian program festival. \nPembicara:\nAyu Utami\nHeru Joni Putra\nShankar Venkateswaran\nRatri Anindyajati \nModerator:\nLinda Mayasari \nTonton video acara ini
URL:https://indonesiandancefestival.id/id/acara/memperkenalkan-rasa-beyond-bodies/
LOCATION:Kanal Youtube IDF
CATEGORIES:"IDF 2022",Bincang Tari
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiandancefestival.id/wp-content/uploads/2022/10/Thumbnail-Dance-Talks-01-1.jpg
ORGANIZER;CN="Indonesian Dance Festival":MAILTO:office@indonesiandancefestival.id
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20220828T200000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20220828T220000
DTSTAMP:20260507T201457
CREATED:20220829T172606Z
LAST-MODIFIED:20240128T202247Z
UID:7802-1661716800-1661724000@indonesiandancefestival.id
SUMMARY:Dermaga Bincang Tari – Layar Terkembang seri Tubuh dan Rasa di Terra Incognita
DESCRIPTION:Dermaga Bincang Tari adalah platform dialog koreografi kritis yang mengundang seniman dan peneliti multidisiplin yang fokus pada bahasa tubuh\, teknologi\, dan platform digital\, baik lokal maupun internasional. Dengan format simposium virtual\, program ini diproyeksikan menjadi wadah diskusi perkembangan praktik koreografi dalam kaitannya dengan teknologi digital saat ini. \nPembicara :\nDian Anggraini (Guest Curator Layar Terkembang 2022)\nProf. Sumanto Al Qurtuby\, PhD (Pendiri & Direktur Nusantara Institute)\nInge Setiawati (Executive Vice President CSR BCA)\,\nHartati (Koreografer\, Direktur Artistik Yayasan Seni Tari Indonesia) \nModerator :\nLinda Mayasari (House Curator IDF 2022) \nTonton video acara iniLayar Terkembang 2022 seri Tubuh dan Rasa di Terra IncognitaSebagai bagian dari seri program Road to IDF 2022\, Layar Terkembang seri Tubuh dan Rasa di Terra Incognita dikurasi oleh Linda Mayasari (Lead Curator IDF 2022) dan Dian Anggraini (kurator tamu Layar Terkembang). Layar Terkembang seri Tubuh dan Rasa di Terra Incognita menampilkan karya dari 13 koreografer dari 10 wilayah di Indonesia dan 3 koreografer dari negara Asia lainnya. Koreografer akan menciptakan film tari pendek berdurasi 3-5 menit yang akan ditampilkan selama tiga hari pada 25\, 26\, 27 Agustus 2022. Pembacaan kritis dan reflektif terhadap karya dan tema akan dilakukan melalui diskusi online pada tanggal 28 Agustus. \nTentang Layar Terkembang seri Tubuh dan Rasa di Terra Incognita
URL:https://indonesiandancefestival.id/id/acara/dermaga-bincang-tari-layar-terkembang-seri-tubuh-dan-rasa-di-terra-incognita/
LOCATION:Kanal Youtube IDF
CATEGORIES:Bincang Tari,Seri "Tubuh dan Rasa di Terra Incognita"
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiandancefestival.id/wp-content/uploads/2022/08/Dermaga-Bincang-Tari-2022.jpg
ORGANIZER;CN="Indonesian Dance Festival":MAILTO:office@indonesiandancefestival.id
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20220828T150000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20220828T170000
DTSTAMP:20260507T201457
CREATED:20220824T201330Z
LAST-MODIFIED:20240128T202145Z
UID:7762-1661698800-1661706000@indonesiandancefestival.id
SUMMARY:Dermaga Bincang Tari: Bincang Seniman – Layar Terkembang seri Tubuh dan Rasa di Terra Incognita
DESCRIPTION:Diskusi publik online untuk koreografer-koreografer yang terlibat dalam program Indonesian Dance Festival\, Layar Terkembang seri Tubuh dan Rasa di Terra Incognita. Tiga belas koreografer dan dua kurator akan berbagi tentang proses artistik mereka terkait dengan tema kuratorial. \nDermaga Bincang Tari adalah platform dialog koreografi kritis yang mengundang seniman dan peneliti multidisiplin yang fokus pada bahasa tubuh\, teknologi\, dan platform digital\, baik lokal maupun internasional. Dengan format simposium virtual\, program ini diproyeksikan menjadi wadah diskusi perkembangan praktik koreografi dalam kaitannya dengan teknologi digital saat ini. \nKoreografer : Endure Crew | Gita Kinanthi | Jibek | Mukhlis (Madre) | nu Kolektif | Pebri Irawan | Pratama Reski Wijaya | Ren Xin Lee | Susan | Theodora Melsasail | Tri Putra Mahardhika H | Tyobabond | Usman Najrid Maulana \nHouse Curator IDF 2022 : Linda Mayasari \nGuest Curator Layar Terkembang 2022 : Dian Anggraini \nDirektur Festival : Ratri Anindyajati \nModerator : Gianti Giadi \nTonton video acara iniLayar Terkembang 2022 seri Tubuh dan Rasa di Terra IncognitaSebagai bagian dari seri program Road to IDF 2022\, Layar Terkembang seri Tubuh dan Rasa di Terra Incognita dikurasi oleh Linda Mayasari (Lead Curator IDF 2022) dan Dian Anggraini (kurator tamu Layar Terkembang). Layar Terkembang seri Tubuh dan Rasa di Terra Incognita menampilkan karya dari 13 koreografer dari 10 wilayah di Indonesia dan 3 koreografer dari negara Asia lainnya. Koreografer akan menciptakan film tari pendek berdurasi 3-5 menit yang akan ditampilkan selama tiga hari pada 25\, 26\, 27 Agustus 2022. Pembacaan kritis dan reflektif terhadap karya dan tema akan dilakukan melalui diskusi online pada tanggal 28 Agustus. \nTentang Layar Terkembang seri Tubuh dan Rasa di Terra Incognita
URL:https://indonesiandancefestival.id/id/acara/dermaga-bincang-tari-bincang-seniman-layar-terkembang-seri-tubuh-dan-rasa-di-terra-incognita/
LOCATION:Kanal Youtube IDF
CATEGORIES:Bincang Tari,Seri "Tubuh dan Rasa di Terra Incognita"
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiandancefestival.id/wp-content/uploads/2022/08/Dermaga-Bincang-Tari-Artist-Talk-2022.jpg
ORGANIZER;CN="Indonesian Dance Festival":MAILTO:office@indonesiandancefestival.id
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20220827T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20220827T190000
DTSTAMP:20260507T201457
CREATED:20220829T213110Z
LAST-MODIFIED:20240128T202128Z
UID:7838-1661626800-1661626800@indonesiandancefestival.id
SUMMARY:Revival
DESCRIPTION:Rayakan kenikmatanmu\, rayakan semua yang kau punya\, karena segalanya akan berakhir saat waktunya tiba. Cintamu\, sejarahmu\, hidupmu\, apakah kau sudah benar-benar menikmatinya? \nIni adalah kisah seseorang yang siap memulai hidup baru\, tubuh yang harus bertahan di ruang yang baru\, pikiran yang terjaga melalui ujian kehidupan. Bagian terakhir dari fisik manusia sebelum kematian tiba dan jiwa terbebas\, prekuel untuk terlahir kembali. Surga dunia direnggut saat jiwa ini mencapai akhir kehidupan\, milikmu paling berharga direbut keserakahan dan ambisi kekuasaan\, hilangnya cinta dan makna kehidupan. Jiwa harus menemukan tujuan baru\, sementara tubuh harus berusaha bertahan dari kerasnya terra incognita\, pikiran dibersihkan dan dimulai kembali untuk tahapan percobaan baru\, dengan trauma dan ketakutan yang tetap tinggal meskipun ekstasi telah hilang. Pada akhirnya\, apakah semua ini benar-benar berarti? \nTonton video acara iniTentang Layar Terkembang
URL:https://indonesiandancefestival.id/id/acara/revival/
LOCATION:Kanal Youtube IDF
CATEGORIES:Layar Terkembang,Seri "Tubuh dan Rasa di Terra Incognita"
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiandancefestival.id/wp-content/uploads/2022/09/Revival-Endure-Crew.jpg
ORGANIZER;CN="Indonesian Dance Festival":MAILTO:office@indonesiandancefestival.id
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20220827T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20220827T190000
DTSTAMP:20260507T201457
CREATED:20220829T212730Z
LAST-MODIFIED:20240128T202109Z
UID:7836-1661626800-1661626800@indonesiandancefestival.id
SUMMARY:Hero’s Path
DESCRIPTION:Ketika semesta menawarkan kepada sang pejuang jalur baru yang tak dikenal\, baik itu ruang atau tempat\, hal pertama yang ia rasakan adalah rasa takut\, keraguan\, ketidakpastian\, dan kekhawatiran. “Yang tak dikenali” selalu menakutkan. Sang pejuang pun mangkir dari tanggung jawab\, dari keadaan\, dari kenyataan\, dan dari rasa takutnya sendiri yang sejatinya khayal. “Kau tak bisa lari dari dirimu sendiri\,” ujar semesta. Semesta pun mengirimi sang pejuang binatang buas batinnya sendiri yang sarat dengan rasa takut\, keraguan\, dan kekhawatiran. Sang pejuang harus mengendalikan binatang buas batinnya untuk mencapai harmoni\, dan sepenuhnya lebur dengan ruang dan kasunyatan\, utuh dalam lakunya. Sang pejuang menjadi pejuang oleh karenanya – ia menerima binatang buas batinnya\, menatap langsung ke matanya. Menapaki tingkatan baru\, di mana tidak ada tempat bagi ketakutan\, keraguan\, dan ketidakpercayaan. Sang pejuang menjelma semesta. Sang pejuang bagaikan air – lentur dan cair. \nTonton video acara iniTentang Layar Terkembang
URL:https://indonesiandancefestival.id/id/acara/heros-path/
LOCATION:Kanal Youtube IDF
CATEGORIES:Layar Terkembang,Seri "Tubuh dan Rasa di Terra Incognita"
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiandancefestival.id/wp-content/uploads/2022/09/Heros-Path-Jibek.jpg
ORGANIZER;CN="Indonesian Dance Festival":MAILTO:office@indonesiandancefestival.id
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20220827T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20220827T190000
DTSTAMP:20260507T201457
CREATED:20220829T212516Z
LAST-MODIFIED:20240128T202049Z
UID:7834-1661626800-1661626800@indonesiandancefestival.id
SUMMARY:Selinat
DESCRIPTION:Masyarakat tradisional Suku Tidung di Kalimantan Utara mempercayai ritual pengobatan tradisional yang dikenal sebagai besitan. Ritual ini dilakukan untuk menyembuhkan kondisi selinat\, yang merujuk pada keadaan di mana seseorang kehilangan kontrol atas dirinya. Kemajuan ilmu pengetahuan\, laju arus informasi\, dan pembangunan infrastruktur kesehatan memang membawa dampak perubahan cara pandang dan gaya hidup sebagian besar masyarakat Kalimantan Utara. Meskipun demikian\, ritual besitan masih penting bagi sebagian masyarakat Suku Tidung. \nTonton video acara iniTentang Layar Terkembang
URL:https://indonesiandancefestival.id/id/acara/selinat/
LOCATION:Kanal Youtube IDF
CATEGORIES:Layar Terkembang,Seri "Tubuh dan Rasa di Terra Incognita"
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiandancefestival.id/wp-content/uploads/2022/09/Selinat-Usman-Najrid-Maulana.jpg
ORGANIZER;CN="Indonesian Dance Festival":MAILTO:office@indonesiandancefestival.id
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20220827T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20220827T190000
DTSTAMP:20260507T201457
CREATED:20220829T212322Z
LAST-MODIFIED:20240128T202030Z
UID:7832-1661626800-1661626800@indonesiandancefestival.id
SUMMARY:Tubuh Tani
DESCRIPTION:Peristiwa tubuh bertaut dalam imajinasi sebuah laku\, proses kehidupan berlangsung setiap saat sehingga sejarah-sejarah terus merajalela dalam benak kehidupan. Bagaimana para tani kehilangan lahannya untuk bercocok tanam. Resah dan kecewa kini sudah berkumpul menjadi satu\, satu rasa yang terkumpul dalam benak. Sampaikanlah pada para penguasa bahwa “Kami butuh lahan\, kami butuh tanah\, dan kami butuh makan!” \nTonton video acara iniTentang Layar Terkembang
URL:https://indonesiandancefestival.id/id/acara/tubuh-tani/
LOCATION:Kanal Youtube IDF
CATEGORIES:Layar Terkembang,Seri "Tubuh dan Rasa di Terra Incognita"
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiandancefestival.id/wp-content/uploads/2022/09/Tubuh-Tani-Mukhlis.jpg
ORGANIZER;CN="Indonesian Dance Festival":MAILTO:office@indonesiandancefestival.id
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Jakarta:20220827T190000
DTEND;TZID=Asia/Jakarta:20220827T190000
DTSTAMP:20260507T201457
CREATED:20220829T212133Z
LAST-MODIFIED:20240128T202012Z
UID:7830-1661626800-1661626800@indonesiandancefestival.id
SUMMARY:Dancing Of Lament: Ibuku Menangis\, Bumiku Meronta
DESCRIPTION:“Dancing of Lament: Ibuku Menangis\, Bumiku Meronta” bertolak dari keresahan tentang pudarnya hubungan manusia dengan alam sebagai ibu kehidupannya. Orang Belu (emabelu) mempunyai tradisi mulia ritual persahabatan ekologis dalam upacara Ukun Badu. Ukun Badu emabelu menjadi kekayaan tradisi leluhur yang sangat ekologis. Penjagaan dan pemeliharaan alam dilembagakan sedemikian apik bahkan heroik dalam tabu adat dan kultus larangan untuk tidak merusak alam. Tradisi menjaga hubungan dengan alam ibu kehidupan semacam itu juga dimiliki oleh warga di bagian lain tanah Timor. Sayangnya\, manusia sebagai anak telah berdusta kepada alam\, ibu kehidupannya. Alam sang ibu kehidupan semakin meronta sakit hati lantaran anak manusia yang ia hidupi ingkar pada janji yang telah mereka ikrarkan di dalam ritual. \nTonton video acara iniTentang Layar Terkembang
URL:https://indonesiandancefestival.id/id/acara/dancing-of-lament-ibuku-menangis-bumiku-meronta/
LOCATION:Kanal Youtube IDF
CATEGORIES:Layar Terkembang,Seri "Tubuh dan Rasa di Terra Incognita"
ATTACH;FMTTYPE=image/jpeg:https://indonesiandancefestival.id/wp-content/uploads/2022/09/Dancing-Of-Lament-Ibuku-Menangis-Bumiku-Meronta-nu-Kolektif.jpg
ORGANIZER;CN="Indonesian Dance Festival":MAILTO:office@indonesiandancefestival.id
END:VEVENT
END:VCALENDAR