Entri oleh Admin IDF

High Tea Friends of IDF 2018

Pada Kamis, 26 Juli 2018 yang lalu, bertempat di Kunstkring Paleis, Jakarta, diselenggarakan acara High Tea Friends of Indonesian Dance Festival (IDF) 2018. Acara ini diadakan sebagai ajang kumpul-kumpul dari mereka yang tergabung di dalam Friends of IDF serta penyampaian dari panitia IDF perihal rencana IDF 2018. Acara dimulai pada pukul 14.30 WIB. Mia Ismi […]

Catuah Langkah, Rekam Jejak dan Bangkitnya Gumarang Sakti

Menonton presentasi karya “Catuah Langkah” oleh Gumarang Sakti Dance Company di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta terasa menegangkan dan memicu adrenalin. Bagaimana tidak, Gumarang Sakti adalah salah satu inventaris seni dan budaya Indonesia. Nama grup tari ini bagaikan sebuah monumen kejayaan Indonesia di dunia tari internasional. Walau berdiri tegak, monumen tersebut berada di dalam museum. Ia […]

Gala Dinner Indonesian Dance Festival 2018 di Balai Kota, Jakarta

Pada Sabtu malam, 9 Mei 2018, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dan Indonesian Dance Festival (IDF) menyelenggarakan gala dinner penggalangan dana bagi penyelenggaraan IDF 2018 di Balairung (Balai Kota), DKI Jakarta. Sandiaga  mengundang berbagai pihak swasta di DKI Jakarta dan pemerintah pusat untuk bersama-sama mendukung terlaksananya IDF 2018 yang membutuhkan anggaran sekitar Rp 4,7 […]

Sosak dan Bagaimana Menceritakan Bencana Asap

Sosak bisa dikatakan terbagi ke dalam dua bagian. Bagian pertama menampilkan lima lelaki berpakaian tradisional Melayu berkisah tentang keindahan tanah Riau jauh di hari lalu. Kisah mereka disertai saling berpantun berzapin. Keceriaan dan keelokan ini perlahan-lahan lenyap, berganti gerakan-gerakan yang menggambarkan kesakitan, terror, dan kepanikan, masih oleh lima lelaki yang sama. Ini adalah bagian kedua Sosak. […]

Tubuh Laut dan Darat Yang Berkeringat

Tubuhnya yang ramping dan kuat menyerupai barakuda itu muncul perlahan dari sudut panggung yang gelap, bergerak mundur membelakangi penonton. Eko Supriyanto mulai menari dengan gerakan kaki dan tangannya yang kecil-kecil. Memunculkan kekuatan detail-detail otot dan tubuh bagian tengah dan belakang dalam samar. Penataan cahaya dari reflektor yang begitu dekat, buah keahlian Jan Maertens, menambah intensi […]

DARI LOKAKARYA TARI/KOREOGRAFER AKADEMI IDF: KESEIMBANGAN DAN PROBLEM MODERNITAS

Hari ini (7/11) merupakan sesi terakhir Prapto membagikan Joged Amerta-nya, yaitu latihan memilih komposisi di dalam ukuran-ukuran kehidupan dengan mengambil, membawa dan meletakan objek. Prapto membedakan dua kategori ruang untuk latihan ini yaitu dengan batasan ruang dan tidak dibatasi ruang; atau kita menentukan batas ruang kita sendiri. ‘Memilih’ dalam pengertian Prapto adalah momen ketika punya […]

Dari Lokakarya Tari/Koreografer Akademi IDF: Mencicipi Praktik-praktik Seni di Luar Tari

Pada workshop hari keemat (6/11), kami menempuh kurang lebih satu jam perjalanan menunju Jogja dari Desa Wisata Jelok, Gunung Kidul. Baik peserta, pemateri dan tim Akademi IDF bersama-sama di dalam satu mini bus untuk mengungjungi peristwa dan kolektif seniman dari ranah artistik lain di luar tari. Melalui kunjungan ini, peserta diharapkan mendapatkan pengetahuan atas konteks […]

DARI LOKAKARYA TARI/KOREOGRAFER AKADEMI IDF: JAWABAN, TARI RANTAK DAN JOGED AMERTA

Seperti biasa, pada hari ketiga workshop (5/11), peserta pemanasan sebelum masuk sesi pemateri. Ayu yang kebagian jadi instruktur kali ini memilih huruf D dari alphabet, dengan turunannya (D)angdut. Musik dinyalakan, peserta kemudian bergoyang dan bergerak pada beberapa variasi pemanasan gaya Ayu di dalam musik dangdut kekinian. Peserta mengaku selain berkeringat dan lentur kembali, mereka juga […]

Dari Lokakarya Tari/Koreografer Akademi IDF: Tetumbuhan, Raso, dan 20 Pertanyaan di dalam Tari/Koreografi

Menjelang pagi hari kedua lokakarya, tepatnya jam 5, lebih dalam lagi dengan Joged Amerta—yang menurut Matthew Isaac Cohen—memfasilitasi ekspresi diri tak sadar yang masih sadar akan yang lain yang ada secara bersama-sama (co-present), juga lingkungan terdekat dan dunia di mana seseorang hidup. Peserta oleh Suprapto diajak untuk berada di antara tetumbuhan yang ada di kebun […]

Menikam Jejak, Menimbang Kampung dan Rantau

(Catatan Minangabau Culture and Art Festival 2)     Di atas panggung Graha Bhakti Budaya 10 Oktober 2017 lalu, enam orang penari berpakaian hitam bergerak menyusun sebuah koreografi yang atraktif, akrobatik, dan fragmentaris. Adakalanya mereka melakukan gerakan dengan serempak dan ritmis, namun adakalanya juga mereka bergerak sendiri-sendiri dengan tempo yang sumbang. Dari komponen gerak yang […]