Artikel

Tubuh Menggulung Seng

Gemuruh seng terdengar riuh, saling bersahutan di seluruh ruangan Galeri Salihara yang  disulap menjadi instalasi seng gelombang. Kaki-kaki penonton yang berjalan di atas seng menimbulkan sensasi ngilu dan bising,  memunculkan kejutan bunyi komunal yang cukup langka didengar secara langsung di sebuah pertunjukan tari.  Namun, di antara segala keriuhan seng, Mohammad Hariyanto, koreografer dan penari tunggal […]

Menghidupkan Bunyi Ingatan Kekerasan Dalam Narasi Gandrung

“Kakek saya hilang menjadi korban tragedi 65” ungkap Yennu Ariendra membuka pertunjukan. Dari atas panggung, seniman kelahiran Banyuwangi itu tampak memiliki keberanian penuh dalam mengisahkan narasi personal dan domestik. Pada 1968, kakeknya yang diisukan sebagai anggota Partai Komunis Indonesia (PKI) dijemput 2 orang tentara dan tidak pernah kembali lagi. Peristiwa sejarah kelam dan penghilangan paksa […]

Indonesian Dance Festival dan Politik Tubuh-Media

Oleh Afrizal Malna “Indonesian Dance Festival 2016” akan berlangsung di beberapa titik di Jakarta. Ini jadi strategi meluaskan wilayah publik tari, juga bagaimana tari memproduksi ruang sebagai media dan wacana sekaligus, membangun kontak maupun jaringan kerja baru yang tidak melulu bersifat tari. Ini semua dilihat sebagai kerja dramaturgi dalam menjalankan sebuah festival tari. IDF akan […]