Loading Event

« All Events

  • This event has passed.

A Brief History of Dance – Ari Dwianto (Indonesia)

November 10 / 3:00 pm - 4:00 pm

Di atas panggung, Dwianto mengundang penonton untuk memasuki penjelajahannya: Seorang lelaki tampak sedang menguak masa lalunya, kata-katanya membawa kita ke dalam petualangan yang memuntir ruang dan sejarah, meninggalkan tubuhnya di masa sekarang. Meski dia mencari dirinya, dia tidak benar-benar menapaki masa lalu sendirian. Ia mengajak kita untuk menyaksikan dunia yang ia amati dan alami, dunia yang merasuki persendiannya. Bagian dari pengalamannya terasa begitu intim dan familiar, separuh lainnya asing dan mengasingkan. Seakan tubuhnya tertinggal di panggung; tegang, mendesak dan mengasingkan. Mungkin inilah makna sebenarnya dari joged.  

Catatan seniman:

Berangkat dari kerja mencari diri, performans ini perlahan-lahan menatap sejarah tubuh dan penubuhan dari dekat. Dalam perjalanannya, tubuh mengalami dan menanggapi, selain juga menciptakan, peristiwa, dan dengan caranya sendiri menyimpan semua sejarah tersebut. Tubuh menetap pada ingatan; Peristiwa berubah menjadi penggalan atau gambar. Kata dan tubuh beradu, akhirnya merawat atau menghapus ingatan-ingatan ini.

Perlahan, tindakan menelusuri sejarah awal diri meluas sampai kepada hubungan sejarah sosial yang akrab, rumit dan tegang. Batasan antara tubuh yang dimiliki dan tubuh yang terus menerus dikuasai oleh lingkungan sosial telah menjadi kabur dan beragam. Kabur dan beragam, sebagaimana halnya masa lalu.

A Brief History of Dance adalah serpihan sejarah atas tubuh yang hancur, tergerak dan akhirnya, balik menggerakkan.

Bio

Ari Dwianto (Inyong) lahir di Cilacap, Jawa Tengah pada 7 April 1981. Ia adalah seorang sutradara, aktor, dan fasilitator workshop. Ia bergabung dengan Teater Garasi, Yogyakarta pada 2000-2003 dan terlibat dalam Waktu Batu dengan sutradara Yudi Ahmad Tajudin. Ia juga menjadi aktor pada Di Tepian Sungai Tak Ada Kunang-kunang yang disutradarai oleh Retno Ratih Damayanti serta Reh dengan sutradara Gunawan Maryanto. Pada 2004, ia dan dua teman yang lain menginisiasi Bengkel Mime Theatre, sebuah grup performance berbasiskan mime dan menjadi sutradara untuk semua performance grup ini. Ia kerap berkolaborasi dengan sutradara seperti Naomi Srikandi, Miroto, Jamaluddin Latief, dan Yudi Ahmad Tajudin serta beberapa seniman dari Malaysia, Singapura dan Thailand.

Team

Sutradara: Ari Dwianto
Aktor: Ari Dwianto, Komang Rosie Clynes
Dramaturgi: Ugoran Prasad
Penata Cahaya: Banjar Tri Andaru Cahyo
Manajer Panggung: MN Qomaruddin
Manajer Produksi: Lusia Neti Cahyani

Detil

Tanggal:
November 10
Waktu
3:00 pm - 4:00 pm
Event Categories:
,

Venue

Galeri Salihara, Komunitas Salihara
Jl. Salihara 16, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12520 Indonesia
+ Google Map
Telepon:
+62 21-789-1202
Situs Web:
http://salihara.org/

Detil

Tanggal:
November 10
Waktu
3:00 pm - 4:00 pm
Event Categories:
,

Venue

Galeri Salihara, Komunitas Salihara
Jl. Salihara 16, Pasar Minggu
Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12520 Indonesia
+ Google Map
Telepon:
+62 21-789-1202
Situs Web:
http://salihara.org/